Bandung | aswinnews.com
9 Februari 2026 — Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 kembali menjadi momentum penting untuk meneguhkan peran pers sebagai salah satu pilar utama demokrasi di tengah tantangan era digital global. Mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”, HPN 2026 menegaskan komitmen untuk membebaskan insan pers nasional dari berbagai bentuk intimidasi, persekusi, kriminalisasi, serta diskriminasi dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Di era digital yang ditandai dengan derasnya arus informasi, pers dituntut tidak hanya cepat dalam menyampaikan berita, tetapi juga akurat, berimbang, dan bertanggung jawab. Maraknya hoaks, disinformasi, serta ujaran kebencian menjadikan pers profesional sebagai garda terdepan dalam menjaga kualitas informasi publik sekaligus stabilitas sosial.
Baca Juga DPD Gemuruh NasDem Ucapkan Selamat atas Sukses Rakerda Dan Pelantikan Pengurus DPC
Secara yuridis, kebebasan pers di Indonesia telah dijamin oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, yang menegaskan bahwa kemerdekaan pers merupakan bagian dari hak asasi warga negara. Undang-undang tersebut memberikan perlindungan hukum kepada jurnalis dalam menjalankan tugasnya, serta menempatkan Dewan Pers sebagai lembaga independen yang berperan menjaga profesionalisme dan etika jurnalistik. Penerapan Kode Etik Jurnalistik menjadi pedoman utama agar kebebasan pers tetap berjalan seiring dengan tanggung jawab sosial.
Di sisi lain, literasi media menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan informasi di ruang digital. Sekolah dan lembaga pendidikan memiliki peran strategis dalam membekali peserta didik dengan kemampuan berpikir kritis, memilah informasi yang benar, serta memahami cara kerja media. Pendidikan literasi media sejak dini diharapkan mampu melahirkan generasi yang cerdas, tidak mudah terprovokasi, dan bijak dalam memanfaatkan media digital.
Baca Juga HPN 2026, BAPPENDA Kabupaten Cirebon Dorong ASWIN Tetap Profesional dan Update
Peringatan HPN 2026 menjadi ajakan bersama bagi insan pers, pemerintah, pendidik, dan masyarakat untuk membangun ekosistem informasi yang sehat dan berkeadaban. Dengan pers yang kuat dan terlindungi, masyarakat yang melek literasi media, serta sistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan digital, Indonesia diharapkan mampu mewujudkan kedaulatan informasi demi bangsa yang semakin kuat dan berdaya saing.
Penulis: Maztho
(Sekretaris DPD ASWIN Provinsi Jawa Barat)
Redaksi Aswinnews-Tajam Berimbang danTer-Upadate
![]()
