Cirebon – AswinNews.com —
Distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalijaga 3 Kota Cirebon hingga kini masih terhambat.
Sejak 22 Januari 2026, pendistribusian MBG belum kembali berjalan akibat dana dari pemerintah pusat yang belum juga cair.
Kondisi tersebut berdampak langsung pada 2.900 penerima manfaat di wilayah Kecapi, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon. Para siswa terpaksa menanti tanpa kepastian, sementara orang tua kembali menanggung kebutuhan konsumsi harian anak-anak mereka.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, keterlambatan pencairan dana bukan disebabkan oleh kelalaian pengelola SPPG Kalijaga 3, melainkan akibat kendala administrasi dan teknis di tingkat pusat.
Selama dana operasional belum diterima, distribusi MBG tidak dapat dilanjutkan.
Awak media AswinNews.com, Abah Roy, telah melakukan konfirmasi melalui pesan WhatsApp kepada pihak terkait.
Dari hasil konfirmasi tersebut diperoleh jawaban bahwa hingga saat ini belum ada informasi pencairan dana MBG dari pusat.
Sebagai bentuk ikhtiar dan tanggung jawab, hari ini pihak pengelola kembali menyampaikan pengaduan resmi ke Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat, guna meminta kejelasan serta percepatan pencairan dana agar distribusi MBG dapat kembali berjalan normal.
Pihak SPPG Kalijaga 3 menegaskan bahwa penghentian sementara distribusi dilakukan sebagai langkah antisipatif agar tidak menimbulkan beban operasional sebelum dana resmi diterima.
Situasi ini menimbulkan keprihatinan di kalangan orang tua dan masyarakat. Mereka berharap BGN Pusat segera merespons pengaduan tersebut, mengingat MBG merupakan program strategis nasional yang menyangkut pemenuhan gizi dan kesehatan peserta didik.
Masyarakat berharap ke depan penyaluran dana MBG dapat dilakukan tepat waktu, sehingga distribusi tidak kembali terhambat dan manfaat program benar-benar dirasakan oleh siswa sebagai sasaran utama.
🖊️ Laporan Jurnalis: Rohiman
✍️ Editor: Abah Roy | Redaksi AswinNews.com – Tajam, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-Update
![]()
