Semarang, Aswinnews.com – Bima Haddad Aditya, mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa (BSJ) FBS UNNES, baru-baru ini mencatatkan prestasi gemilang. Tugas akhir yang ia tulis berhasil menembus jurnal Sinta 3. Penelitian berjudul “Makna Leksikal dan Kultural Kearifan dari Leksikon Permainan Layangan di Kabupaten Demak: Kajian Semantik” dimuat dalam Jurnal Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Padang.
Penelitian tentang Permainan Layangan
Dalam penelitiannya, Bima mengkaji makna leksikal dan kultural dari leksikon permainan layangan di Kabupaten Demak. Ia menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan landasan teori semantik.
Temuan Penelitian
Hasil penelitian menemukan 46 leksikon bermakna leksikal terkait cara bermain, kendala, dan jenis layangan. Dari jumlah itu, 19 leksikon memiliki makna kultural, antara lain:
cara mengetahui perkiraan cuaca
nilai kelenturan
gotong royong
kemandirian
keseimbangan
estetika
konsep senjata
identitas sosial ekonomi
simbol pasangan hidup
konsep penerapan mengatasi kendala
proses pembuatan benang tradisional
Implikasi Penelitian
Menurut Nur Fateah, dosen BSJ FBS UNNES, penelitian ini berimplikasi pada upaya konservasi keunikan dan kekayaan bahasa Jawa, khususnya dalam ranah pendidikan. Leksikon dan makna kultural tersebut dapat dimanfaatkan sebagai bahan ajar yang kontekstual dan relevan dengan kehidupan masyarakat.
Potensi Pengembangan
Lebih jauh, penelitian ini juga membuka peluang pengembangan, seperti:
pembuatan buku animasi bergambar berisi leksikon dan makna layangan
penelitian berbasis video animasi untuk pengenalan layangan dan maknanya
pembuatan aplikasi digital atau game berbasis pendidikan
Keberhasilan Bima Haddad Aditya tidak hanya memberi kontribusi pada bidang linguistik, tetapi juga pada upaya pelestarian budaya dan bahasa Jawa.
Artikel penelitian lengkap dapat diakses melalui laman jurnal: https://ejournal.unp.ac.id/index.php/ibs/article/view/133379.
Kontributor: Nur Fateah (Dosen BSJ FBS UNNES)
Editor: Abahroy – Redaksi Aswinnews.com
![]()
