Enam Bulan Terlunta, Korban Kebakaran Pasar Jumaah Purwakarta Tempuh Jalur Diplomasi

Aswinnews.com | Purwakarta

Enam bulan pasca kebakaran melanda Pasar Jumaah Purwakarta, ratusan pedagang masih terpuruk dalam kesulitan. Seluruh modal usaha mereka hangus dilalap api, membuat banyak yang bangkrut, terlilit utang, hingga mengalami tekanan mental.

Berbagai upaya telah dilakukan pedagang untuk mendapatkan perhatian pemerintah, mulai dari bersurat ke Pemkab hingga beraudiensi dengan DPRD Purwakarta. Kekecewaan sempat memuncak hingga opsi unjuk rasa besar-besaran muncul. Namun, demi menjaga kondusifitas kota, para pedagang yang tergabung dalam Perwapa, didampingi komunitas Bela Purwakarta, memilih kembali menempuh jalur diplomasi.

Dialog dengan Pemkab berlangsung Kamis (11/9/2025) sore, diwakili Asda II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Agung Darwis Suriaatmaja, serta Asda I Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Kesejahteraan Rakyat, Rahmat Heriansyah. Bupati Saipul Bahri Binzein berhalangan hadir karena masih dalam masa pemulihan kesehatan.

Ketua Perwapa, Iwan Sopwan Arif, menegaskan perjuangan pedagang tetap dilakukan secara persuasif. “Kami ingin menjaga marwah Purwakarta dan wibawa Pemkab. Tapi jika terus tidak ada tanggapan, kami tidak punya pilihan lain,” ujarnya.

Senada, sesepuh pedagang H. Entang Sobur mengungkapkan banyak rekannya menderita akibat lambannya penanganan pasca kebakaran. “Ada yang tak mampu bayar cicilan bank, ada yang depresi hingga tak berani keluar rumah. Kami hanya butuh empati berupa ‘kadeudeuh’ agar bisa kembali bangkit,” tuturnya.

Founder Bela Purwakarta, Aa Komara, mengingatkan agar pemerintah tidak mengabaikan penderitaan rakyat. “Situasi bangsa sedang sensitif. Jangan sampai persoalan ini memicu gelombang sosial yang merugikan marwah Purwakarta,” katanya.

Sementara itu, dari pihak legislatif, anggota Banggar DPRD Purwakarta Saida Ali Azmi dan Dedi Juhari menyatakan siap mendorong solusi. “Menurut kami, bantuan kadeudeuh bisa dialokasikan melalui dana hibah APBD. Kami ingin persoalan ini cepat selesai agar pedagang bisa kembali beraktivitas,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, pedagang menitipkan harapan agar pada agenda berikutnya mereka dapat bertemu langsung dengan Bupati Purwakarta untuk mendapatkan keputusan final.

Penulis: kang Yos
Editor: Abahroy | Redaksi Aswinnews.com

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *