Kampanye Lingkungan SMPN 3 Sindang Adakan Program Dengan Tema “Menyatukan Hati, Menghijaukan Bumi” Di Hari Mangrove Sedunia

Reporter: Sujaya | Editor: Rahmat kartolo/| AswinNews – Tajam, Akurat, Berimbang, dan Ter-Update

Indramayu Aswinnews.com

Siswa SMPN 3 Sindang turut ambil bagian dalam peringatan Hari Mangrove Sedunia 2025 dengan mendukung Program lingkungan Dalam tema “Menyatukan Hati, Menghijaukan Bumi” yang digelar di Pantai Indah Karangsong, Kabupaten Indramayu.Sabtu(26/7/2025)

Kegiatan ini Di adakan oleh Asosiasi Lembaga Peduli Lingkungan (ALPL) sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem pesisir.

1000 Perseta juga Guru ikut Mangrove Sedunia

Lebih dari 1000 peserta yang terdiri dari pelajar SD, SMP, SMA, perguruan tinggi, serta berbagai elemen masyarakat dan stakeholder lingkungan hidup ikut meramaikan acara tersebut. Berbagai kegiatan edukatif dan aksi nyata diselenggarakan, mulai dari kampanye dan sosialisasi.

Pentingnya mangrove,dalam pertunjukan seni budaya pesisir, pemberian edukasi dan penghargaan,untuk generasi muda, dalam bentuk aksi bersih-bersih dari pantai (coastal clean-up), restocking perairan, dan penanaman mangrove secara serentak oleh seribu peserta di sepanjang pantai Karangsong.

Tiga siswa Yang terbaik dari Program ini Dampingi Oleh Guru

SMPN 3 Sindang mengutus tiga siswa terbaiknya yaitu Doni, Hildan, dan Fathan untuk mengikuti kegiatan ini. Mereka didampingi oleh guru pendamping, Nanang Wahid, S. Pd., yang menyampaikan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Sudah semestinya generasi muda Indramayu mendapatkan edukasi tentang pentingnya hutan mangrove, mengingat Indramayu adalah salah satu kabupaten dengan garis pantai terpanjang di Pulau Jawa. Ekosistem mangrove adalah aset berharga yang harus dijaga karena manfaatnya sangat kompleks, khususnya bagi masyarakat pesisir,” ujar Nanang Wahid kepada awak media.

Salah satu siswa sangat terkesan Dalam Program ini

Saya merasa terinspirasi dan lebih memahami pentingnya pelestarian mangrove. Ternyata keberadaan hutan mangrove sangat penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan kehidupan masyarakat, terutama di daerah pesisir seperti Indramayu,tuturnya.

Kegiatan ini tidak hanya menumbuhkan kesadaran lingkungan, tetapi juga mempererat kolaborasi antara sekolah, komunitas, dan masyarakat dalam merawat bumi demi masa depan yang lebih hijau dan lestari.


Redaksi Aswinnews.com

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *