Tim DVI Polda Sulut Gunakan Prosedur Ilmiah Identifikasi Forensik
🖋️ Penulis: Mychael Hontong
✍️ Editor: Kenzo | Redaksi AswinNews.com – Tajam, Akurat, Berimbang, Terpercaya, dan Ter-Update
MANADO, AswinNews.com — Tim Disaster Victim Identification (DVI) Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Polda Sulut) secara resmi mengumumkan keberhasilan identifikasi tiga jenazah korban kebakaran tragis kapal KM Barcelona V A yang terbakar di Perairan Talise, Kecamatan Likupang Barat, Minahasa Utara, pada Minggu siang, 20 Juli 2025.
Identifikasi dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Manado, tempat posko post-mortem dibentuk. Pengumuman disampaikan pada Senin pagi, 21 Juli 2025, dalam konferensi pers resmi oleh Polda Sulut.
Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Pol Alamsyah Parulian Hasibuan, menyampaikan duka mendalam atas insiden tersebut.
“Atas nama Kapolda Sulut, kami mengucapkan turut berbelasungkawa yang sebesar-besarnya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kabid Dokkes Polda Sulut, AKBP dr. Tasrif, yang bertindak sebagai DVI Commander, memaparkan bahwa proses identifikasi dilakukan melalui standar ilmiah DVI, yang mencakup empat tahapan: olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan post-mortem (jenazah), pengumpulan ante-mortem (data dari keluarga korban), dan tahap rekonsiliasi untuk mencocokkan data.
“Evakuasi jenazah dimulai sejak Minggu malam. Melalui serangkaian proses ilmiah dan rekonsiliasi dengan tim ahli forensik, kami berhasil memastikan identitas tiga korban,” terang dr. Tasrif yang didampingi Kepala RS Bhayangkara Manado, Kompol dr. Chandra Tanoeisan.
Berikut identitas korban yang berhasil diidentifikasi:
- Yuliana Gumolung (45 tahun)
Warga Kelurahan Bowombaru Utara, Kecamatan Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud.
Identifikasi dilakukan melalui sidik jari. - Zakarias Tindingulani (67 tahun)
Warga Dusun Taturan, Kecamatan Gemeh, Kabupaten Kepulauan Talaud.
Teridentifikasi melalui data primer sidik jari. - Asna Lapai (50 tahun)
Warga Lingkungan II, Kelurahan Melonguane Timur, Kecamatan Melonguane Timur, Kabupaten Kepulauan Talaud.
Teridentifikasi melalui sidik jari.

Ketiga jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing secara resmi, disertai dokumen Berita Acara Penyerahan Jenazah dari pihak kepolisian.
Insiden ini menjadi tragedi nasional yang mengguncang warga Sulawesi Utara, khususnya masyarakat Kepulauan Talaud. Kapal KM Barcelona V A diketahui mengangkut ratusan penumpang saat terbakar. Proses pencarian dan identifikasi terhadap korban lainnya masih terus berlanjut.
Redaksi Aswinnews.com
![]()
