🖋️ Penulis: Mychael Hontong
✍️ Editor: Kenzo | Redaksi AswinNews.com – Tajam, Akurat, Berimbang, Terpercaya, dan Ter-Update
📍 Minahasa, Sulawesi Utara – ASWIN NEWS
🗓️ Selasa, 22 Juli 2025
Danau Tondano, Minahasa – Suasana haru dan tegang menyelimuti tepian Danau Tondano setelah seorang pemuda, Ricardo Dotulung (21), dilaporkan hilang akibat tenggelam pada Senin (21/7) sore. Hingga Selasa malam, proses pencarian masih terus berlangsung di bawah komando Kapolsek Kakas, Ipda Fegy K Lumantow, SH.
Kejadian bermula saat Ricardo, warga Desa Wulurmaatus, Kecamatan Modoinding, bersama enam rekannya menyeberangi danau menggunakan perahu ketinting menuju Desa Tasuka, Kecamatan Kakas. Di tengah perjalanan, perahu mereka mengalami musibah dan terbalik.
Menurut penuturan rekan-rekan korban, saat perahu mulai tenggelam, mereka berusaha menyelamatkan diri dengan berpegangan pada pelampung darurat dari botol air mineral. Namun, ketika nelayan sekitar datang menolong, Ricardo sudah tidak terlihat di permukaan air. Ia diduga kuat terseret arus dan tenggelam ke dasar danau.
Pencarian Nonstop dan Solidaritas Warga
Kapolsek Kakas bersama aparat dan warga segera merespons kejadian ini. Sebelum pencarian dimulai, Kapolsek memimpin apel singkat di lokasi dan mengajak semua tim untuk berdoa bersama. Ia menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif masyarakat dalam pencarian.
“Masyarakat Kakas luar biasa, semangat gotong royong dan solidaritas mereka luar biasa dalam membantu upaya pencarian. Semoga korban segera ditemukan,” ungkap Kapolsek.
Camat Kakas, Rita Maindoka, turut berada di lokasi sejak hari pertama. Ia bersama tim gabungan dari Basarnas, Tagana, TNI/Polri, serta relawan masyarakat menyisir area danau menggunakan perahu, memperluas radius pencarian ke zona-zona yang lebih dalam dan rawan.
Kapal Presiden Turun Tangan
Menariknya, satu unit kapal ponton bantuan Presiden RI, Prabowo Subianto — yang sebelumnya difungsikan untuk membersihkan eceng gondok — turut diturunkan ke lokasi untuk mendukung operasi pencarian. Kapal berukuran besar ini memungkinkan tim menyisir area danau yang tidak bisa dijangkau oleh perahu biasa.
Pengerahan kapal tersebut menandai keseriusan seluruh pihak dalam merespons tragedi ini secara cepat dan menyeluruh. Selain mempercepat pencarian, penggunaan kapal juga menjadi simbol sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjawab situasi darurat di masyarakat.
Menanti Harapan di Tengah Air
Hingga laporan ini diterbitkan, upaya pencarian masih dilakukan tanpa henti. Kondisi danau yang luas dan kedalaman yang bervariasi menjadi tantangan tersendiri. Namun semangat para relawan dan petugas tetap menyala, didorong oleh harapan dan doa seluruh masyarakat agar Ricardo segera ditemukan, apapun kondisinya.
Tragedi ini mengingatkan kita semua akan pentingnya keselamatan saat beraktivitas di perairan. Penggunaan alat keselamatan standar seperti pelampung dan perahu layak operasional harus menjadi perhatian utama, terutama di wilayah-wilayah dengan potensi bahaya alam seperti danau dan laut.
📌 ASWIN NEWS terus memantau perkembangan dan akan memperbarui informasi begitu perkembangan terbaru tersedia.
![]()
