Ngopi Serasi di Podomoro: Bupati-Wabup Pringsewu Dengarkan Warga, Bawa Solusi dan Harapan

🖋️ Penulis: Bang Hayat
✍️ Editor: Kenzo, | Redaksi Aswinnews.com – Tajam, Akurat, Berimbang, Terpercaya dan Ter-Update
📍 Pringsewu, AswinNews.com

Pemerintah Kabupaten Pringsewu kembali menggelar program unggulannya, Ngobrol Bareng Bupati Serap Aspirasi (Ngopi Serasi), kali ini bertempat di Balai Pekon Podomoro, Kecamatan Pringsewu, pada Jumat (18/7/2025).

Dalam edisi ketiga ini, Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas didampingi Wakil Bupati Umi Laila, Ketua TP-PKK Kabupaten Ny. Rahayu Riyanto Pamungkas, serta jajaran Forkopimda, hadir langsung untuk menyerap berbagai keluhan dan harapan masyarakat.

“Ngopi Serasi bukan hanya sarana dialog, tapi bentuk nyata kami mendekatkan pemerintah ke tengah rakyat,” ujar Bupati Riyanto.

Dari Bendungan Jebol hingga Jalan Tembus Kantor Pemkab

Salah satu isu hangat yang mencuat dalam pertemuan tersebut adalah soal jebolnya Bendungan Widoro Payung yang memicu keluhan warga. Bupati menyampaikan bahwa persoalan ini sudah ditindaklanjuti hingga ke tingkat kementerian, dan masuk dalam perencanaan anggaran Pemprov Lampung. Sambil menunggu pelaksanaan tahun depan, perbaikan darurat akan dimulai tahun ini melalui dana bantuan tak terduga dari Pemkab Pringsewu.

Bupati juga mengumumkan bahwa hasil efisiensi anggaran akan digunakan untuk pembangunan empat ruas jalan, dua di antaranya berada di wilayah Podomoro. Pembangunan ini akan dibarengi perbaikan sistem drainase, sebagai langkah preventif terhadap kerusakan jalan.

Selain itu, tinjauan atas jembatan gantung penghubung Pekon Podosari dan Sukoharjo IV juga telah dilakukan, dan diupayakan masuk perbaikan pada tahun mendatang.

“Semua ini kami lakukan agar pembangunan lebih merata dan langsung menyentuh kebutuhan warga,” tambahnya.

Aspirasi Warga: Sertifikat Tanah, Jalan Tembus, hingga Kantor Imigrasi

Beragam aspirasi disampaikan warga dalam forum tersebut. Parjito, anggota BHP Podomoro, meminta peninjauan ulang atas pengukuran tanah warga yang tak sesuai dengan dokumen pajak. Ia juga berharap ada kemudahan dalam distribusi pupuk dan peningkatan insentif BHP yang masih Rp 300 ribu per bulan.

Sutarwanto, warga lainnya, menagih realisasi jalan tembus Podomoro–Pekon Klaten yang sebelumnya telah direncanakan sepanjang 2.000 meter dengan lebar 7 meter. Menurutnya, warga bahkan telah menghibahkan tanah demi pembangunan jalan tersebut.

Menariknya, suara warga dari luar negeri juga menggema. Seorang warga Pringsewu di Taiwan, Bunda Rita, menyampaikan lewat live streaming LPPL Radio Rapemda Pringsewu 107.2 FM agar Kantor Imigrasi Pringsewu dibuka kembali.

Menjawab usulan tersebut, Bupati menyatakan komitmennya:

“Kami akan sampaikan ke pusat, karena kantor Imigrasi di Pringsewu tidak hanya melayani warga lokal, tapi juga dari kabupaten tetangga.”

Dari Aspirasi ke Aksi: Bantuan Langsung Disalurkan

Dalam kesempatan yang sama, Pemkab Pringsewu juga menyalurkan berbagai bantuan, antara lain:

  • Santunan anak yatim dan dhuafa
  • Kursi roda bagi penyandang disabilitas
  • Pangan sehat, telur dan susu untuk ibu hamil
  • Bibit padi unggul dan pupuk organik untuk petani
  • Mesin jahit dan obras bagi kelompok usaha perempuan

Ngopi Serasi tak hanya menjadi ajang menyampaikan aspirasi, tetapi juga menjadi ruang dialog yang melahirkan langkah nyata demi kemajuan Pringsewu.

“Seluruh rangkaian kegiatan ini akan kami dokumentasikan dan bukukan sebagai potret nyata aspirasi warga Pringsewu,” tutup Bupati Riyanto.


Redaksi Aswinnews.com

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *