MUI Belawan Akan Gelar Rapat Akbar Bahas Tawuran Brutal: “Sudah Merusak Norma Agama dan Tak Bisa Ditolerir Lagi”

🖋️ Penulis: Zainal Abidin
🛠️ Editor: Kenzo | Redaksi Aswinnews.com – Tajam, Akurat, Berimbang, Terpercaya dan Ter-Update

BELAWAN — Aswinnews.com | Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Medan Belawan menyatakan keprihatinannya atas maraknya aksi tawuran brutal dan anarkis yang terus berulang di wilayah Belawan. Aksi-aksi kekerasan tersebut dinilai sudah melampaui batas kewajaran dan merusak nilai-nilai keagamaan serta norma sosial masyarakat.

Ketua MUI Belawan, Ustaz H. Teuku Abati Syamsul Bahri, menegaskan bahwa pihaknya akan menggelar Rapat Akbar pada pekan depan guna merumuskan solusi bersama dalam menangani fenomena sosial tersebut.

“Tawuran di Belawan sudah sangat meresahkan. Aksinya tidak hanya brutal dan anarkis, tapi juga jelas-jelas melanggar norma agama. Ini tidak bisa lagi ditoleransi,” tegas Ustaz Abati saat rapat koordinasi bersama Camat dan Sekcam Belawan, Kamis (17/07/2025), di Kantor Kecamatan Medan Belawan, Jalan Cimanuk, Gg. 14, Kelurahan Belawan II.

Menurutnya, rapat akbar nanti akan digelar di Aula Kantor Camat Belawan dan akan melibatkan berbagai unsur seperti Wali Kota Medan dan Forkopimda Kota Medan, Forkopimcam Belawan, TNI-Polri, tokoh masyarakat, serta seluruh stakeholder yang memiliki kepedulian terhadap kondisi Belawan.

“Kami harap Wali Kota Medan bisa hadir langsung. Ini masalah serius, dan semua elemen harus duduk bersama mencari solusi terbaik,” tambah Ustaz Abati.

Sebagai langkah awal, MUI Belawan juga menjadwalkan rapat khusus pada Senin mendatang di Kelurahan Belawan Bahagia, yang dikenal sebagai salah satu titik rawan tawuran. Pertemuan tersebut akan melibatkan lurah, tokoh masyarakat, serta warga setempat untuk mendengar aspirasi langsung dan menjajaki langkah preventif.

Sementara itu, Sekretaris Camat Medan Belawan, Yose Ferry, S.Sos, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana MUI tersebut.

“Pemerintah kecamatan siap mendukung sepenuhnya. Kami ingin Belawan menjadi wilayah yang damai dan aman bagi semua warganya,” ujar Yose melalui sambungan telepon.

Langkah tegas dan kolaboratif ini diharapkan menjadi titik balik bagi masyarakat Belawan dalam menghadapi konflik sosial yang telah lama menjadi momok, serta menumbuhkan kembali semangat persaudaraan dan nilai-nilai religius dalam kehidupan bermasyarakat.


Redaksi Aswinnews.com

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *