BENGKALIS –ASWINNEWS.COM -Kepala Bidang Pariwisata Disparbudpora Bengkalis, Alwizar, menegaskan bahwa perayaan Cap Go Meh di Klenteng Cu Bun Kiong, Desa Titi Akar, memiliki potensi besar sebagai daya tarik wisata budaya. Oleh karena itu, dalam Musrenbang Kecamatan Rupat Utara, kabupaten Bengkalis provinsi Riau pada hari Jumat (14/2/2025), ia mengusulkan Desa Titi Akar sebagai Desa Wisata Budaya dalam Keputusan Bupati Bengkalis.
Menurut Alwizar, pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Pulau Rupat harus didukung dengan pengelolaan yang baik oleh desa-desa wisata. Pada 2024, Rupat Utara mencatat 36.383 kunjungan wisatawan, dengan perputaran ekonomi sekitar Rp21 miliar.
“Syarat utama desa wisata adalah Aman, Tertib, Bersih, Sejuk, Indah, Ramah, dan memberikan Kenangan (Sapta Pesona). Masyarakat harus menjaga kebersihan, keamanan, dan keindahan desa agar wisatawan semakin tertarik,” ujarnya.
Musrenbang ini turut dihadiri anggota DPRD Bengkalis, Tim Percepatan Pembangunan, Forkopimcam, kepala desa, serta tokoh masyarakat setempat.
Penulis Ardes
—