Madrasah Pengantar Cahaya Ilmu Sebelum Sekolah Bersinar

Madrasah Pengantar Cahaya Ilmu Sebelum Sekolah Bersinar


Penulis : Drs.Rohiman
Kepala MI Madinatunnajah


Pendidikan selalu menjadi pilar utama dalam membangun peradaban. Sejarah mencatat bahwa sebelum konsep sekolah modern berkembang di dunia Barat, madrasah telah lebih dahulu hadir sebagai pusat ilmu pengetahuan. Keberadaan madrasah bukan hanya menandai awal dari sistem pendidikan formal, tetapi juga menjadi bukti bahwa dunia Islam telah memiliki tradisi intelektual yang kuat jauh sebelum konsep sekolah modern ditemukan.

Madrasah: Fondasi Ilmu Pengetahuan

Madrasah pertama kali muncul pada abad ke-9 dan berkembang pesat pada era Kekhalifahan Abbasiyah. Salah satu madrasah paling terkenal, Nizamiyah, didirikan oleh Nizam al-Mulk pada abad ke-11 di Baghdad. Di tempat ini, berbagai disiplin ilmu diajarkan, termasuk fikih, tafsir, matematika, astronomi, hingga kedokteran. Tidak hanya itu, madrasah-madrasah lain seperti Al-Qarawiyyin di Maroko dan Al-Azhar di Mesir telah menjadi pusat keilmuan yang melahirkan banyak ilmuwan besar.

Sebaliknya, konsep sekolah modern yang kita kenal saat ini baru berkembang di Eropa pada abad ke-18 dan 19, seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan pendidikan formal akibat Revolusi Industri. Sebelum itu, pendidikan di Eropa hanya terbatas di biara-biara atau dilakukan secara privat oleh kalangan bangsawan.

Madrasah dan Sekolah: Perbedaan dan Kesamaan

Seiring berjalannya waktu, sekolah modern berkembang dengan pendekatan lebih sekuler dan sistematis. Kurikulumnya didesain untuk memenuhi kebutuhan industri dan pemerintahan, dengan sistem pendidikan yang lebih terstruktur berdasarkan tingkatan usia dan jenjang pendidikan.

Di sisi lain, madrasah tetap mempertahankan nilai-nilai keagamaan yang menjadi landasan pendidikannya. Meskipun demikian, banyak prinsip pendidikan di sekolah modern yang sebenarnya telah lama dipraktikkan di madrasah. Konsep seperti pendidikan berbasis komunitas, keterpaduan ilmu agama dan ilmu umum, serta etika dalam belajar, adalah nilai-nilai yang telah diterapkan dalam sistem madrasah sejak lama.

Namun, perbedaan utama antara madrasah dan sekolah modern terletak pada orientasi pendidikannya. Sekolah modern cenderung lebih pragmatis, mempersiapkan siswa untuk dunia kerja, sedangkan madrasah lebih menekankan pembentukan karakter dan spiritualitas.

Madrasah sebagai Tonggak Awal Pendidikan Formal

Dengan sejarahnya yang panjang, madrasah telah membuktikan bahwa pendidikan bukan sekadar transmisi ilmu, tetapi juga warisan intelektual yang harus dijaga. Banyak ilmuwan Muslim seperti Ibnu Sina, Al-Farabi, Al-Khawarizmi, dan Al-Ghazali merupakan produk dari sistem pendidikan madrasah yang telah berkembang sejak berabad-abad lalu.

Lantas, apakah madrasah lebih unggul dibandingkan sekolah modern? Pertanyaan ini tidak dapat dijawab secara hitam-putih. Keduanya berkembang dalam konteks yang berbeda dan memiliki tujuan yang berbeda pula. Namun, satu hal yang pasti: tanpa madrasah, sistem pendidikan yang kita kenal saat ini mungkin tidak akan pernah ada.

Madrasah adalah cahaya ilmu yang telah menerangi dunia jauh sebelum sekolah modern bersinar. Sejarahnya yang panjang bukan hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa dunia Islam telah lebih dahulu membangun tradisi intelektual yang kuat, yang jejaknya masih dapat dirasakan hingga hari ini.


Cirebon,14 Februari 2025

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *