Bandung-Aswinnews.com- Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Barat resmi membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas Calon Fasilitator Daerah Implementasi Dana BOSP Kinerja Tahun 2026 pada Rabu (22/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menyiapkan sumber daya pendamping yang akan mengawal pelaksanaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Kinerja di sejumlah daerah di Jawa Barat agar berjalan sesuai ketentuan dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan.
Peserta kegiatan terdiri atas pegawai BBPMP Provinsi Jawa Barat serta perwakilan dari enam dinas pendidikan kabupaten/kota, yakni Kabupaten Ciamis, Kota Bekasi, Kota Banjar, Kota Bogor, Kota Tasikmalaya, dan Kabupaten Pangandaran. Mereka dipersiapkan menjadi fasilitator daerah yang nantinya akan mendampingi pelaksanaan bimbingan teknis sekaligus memastikan implementasi Dana BOSP Kinerja di wilayah masing-masing berjalan efektif.
Kegiatan dibuka langsung oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq. Turut hadir mendampingi Kepala BBGTK Jawa Barat, Kepala BBPPMPV Bidang Bangunan dan Mesin (BMTI) Jawa Barat, Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat, serta Tenaga Ahli Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Dalam arahannya, Fajar Riza Ul Haq menegaskan bahwa BBPMP memiliki posisi strategis dalam mengawal implementasi Dana BOSP Kinerja Tahun 2026. Menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak hanya bergantung pada penyaluran anggaran, tetapi juga pada kualitas pendampingan, pemahaman regulasi, serta kemampuan para fasilitator dalam memberikan pembinaan kepada satuan pendidikan di daerah.
Ia juga mengajak seluruh calon fasilitator daerah untuk mengikuti seluruh rangkaian penguatan kapasitas secara serius. Bekal yang diperoleh selama pelatihan diharapkan menjadi landasan dalam memberikan pendampingan saat pelaksanaan bimbingan teknis, sehingga pengelolaan Dana BOSP Kinerja dapat berlangsung lebih akuntabel, transparan, dan sesuai dengan tujuan program.
Dana BOSP merupakan salah satu instrumen pemerintah dalam mendukung operasional sekolah dan peningkatan kualitas layanan pendidikan. Dalam skema BOSP Kinerja, pemerintah memberikan dukungan kepada satuan pendidikan yang memenuhi indikator tertentu, sehingga pemanfaatannya diarahkan untuk memperkuat mutu pembelajaran, tata kelola sekolah, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia di lingkungan pendidikan.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus mendorong agar pengelolaan Dana BOSP mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan tepat sasaran. Karena itu, kehadiran fasilitator daerah menjadi bagian penting dalam memastikan sekolah memperoleh pendampingan yang memadai, memahami ketentuan yang berlaku, sekaligus mampu mengelola anggaran secara bertanggung jawab.
Melalui kolaborasi antara BBPMP Provinsi Jawa Barat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan, implementasi Dana BOSP Kinerja Tahun 2026 diharapkan semakin berkualitas. Sinergi tersebut menjadi salah satu upaya bersama untuk menghadirkan tata kelola pendidikan yang lebih baik, sekaligus memperkuat peningkatan mutu pendidikan di Jawa Barat secara berkelanjutan.
Penulis : Maztho
Sumber : BBPMP Provinsi Jawa Barat.
LANGKAT – Aswinnews.com – Pemerintah Desa Perkebunan Tanjung Keliling, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, menggelar Musyawarah…
INDRAMAYU Aswinnews.com– Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Indramayu, Endi Wahyadi,…
INDRAMAYU Aswinnews.com– Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Indramayu, Dedi Agus Permadi, menyampaikan dukungan dan…
BENGKULU Aswinnews.com– Suasana di kawasan Jalan Barito, Kelurahan Padang Harapan, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu,…
INDRAMAYU Aswinnews.com– Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Indramayu mendapat apresiasi dari masyarakat atas…
INDRAMAYU Aswinnews.com– STIKES (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan) Indramayu bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah…