Categories: NasionalPendidikan

MPLS SMKN 1 Purwoasri Kediri, dirancang untuk membantu siswa baru bertransisi

Kediri -aswinnews.com- Pelaksanaan MPLS SMKN 1 Purwoasri Kediri dibuka langsung oleh Drs. Eddy Priyo Utomo, M.Si Selaku Kepala Sekolah, diawali dengan Upacara Pembukaan, Doa bersama dan Pentas seni. pada tanggal 13 – 17 Juli 2026

​Drs. Eddy Priyo Utomo, M.Si menyampaikan bahwa tujuan utama dari penyelenggaraan MPLS dirancang untuk membantu siswa baru bertransisi dengan mulus dan positif, sehingga nantinya dapat mengikuti pelajaran dengan nyaman dan fokus.

Tujuan utama dari penyelenggaraan MPLS, diantaranya  :

  1. Mengenali Potensi Diri Siswa Baru: Membantu sekolah dan siswa itu sendiri untuk mengidentifikasi bakat, minat, dan potensi yang dimiliki sejak awal masuk.
  2. ​Adaptasi Lingkungan & Sarana Sekolah: Mengenalkan fasilitas sekolah, sistem pembelajaran, tata tertib, serta komponen sekolah (guru, staf, dan kakak kelas) agar siswa merasa familier dan nyaman.
  3. Menumbuhkan Motivasi dan Semangat Belajar: Membangun gairah belajar baru yang positif dan interaktif, sehingga siswa siap menghadapi ritme akademis yang berbeda dari jenjang sebelumnya.
  4. Mengembangkan Interaksi Positif: Menumbuhkan rasa kebersamaan, gotong royong, dan saling menghormati antar-siswa serta dengan warga sekolah lainnya
  5. ​Menanamkan Karakter dan Profil Pelajar Pancasila: Mengintegrasikan nilai-nilai integritas, kemandirian, kebhinekaan global, dan ketakwaan dalam setiap aktivitas pengenalan.

​ MANFAAT :

  1. Bagi Siswa Baru

​Mengikis Rasa Cemas: Transisi ke sekolah baru sering kali memicu stres. MPLS yang seru dan edukatif membantu meredakan ketegangan tersebut.

​Mempercepat Proses Sosialisasi: Siswa lebih cepat mendapatkan teman baru dan membangun relasi sosial yang sehat.

​Paham Arah Belajar: Siswa langsung mengetahui apa saja yang harus disiapkan untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) ke depan.

  • ​Bagi Sekolah (Guru & Tenaga Kependidikan)

​Pemetaan Karakter Awal: Guru dapat mengamati perilaku, kedisiplinan, dan cara berkomunikasi siswa baru sebagai modal pendekatan mengajar.

​Pencegahan Perundungan (Bullying): Dengan konsep MPLS yang edukatif tanpa kekerasan (antirepresi), sekolah dapat langsung menanamkan budaya zero bullying sejak hari pertama.

  • ​Bagi Orang Tua

​Rasa Aman dan Tenang: Orang tua merasa yakin bahwa anak mereka berada di lingkungan sekolah yang suportif, aman, dan memanusiakan siswa.

Kerpala Sekolah menegaskan, Sesuai dengan regulasi pendidikan modern, pelaksanaan MPLS 2026 wajib bersifat edukatif, kreatif, dan menyenangkan, serta sepenuhnya dilarang melibatkan unsur perpeloncoan, kekerasan fisik, maupun mental.

Hudi Purnomo

admin

Recent Posts

Polres Purbalingga Ungkap Empat Kasus Narkotika dan Sita Ratusan Botol Miras dalam Operasi Pekat II Candi 2026

Purbalingga – AswinNews.com Polres Purbalingga berhasil mengungkap sejumlah kasus penyalahgunaan narkotika dan peredaran minuman keras…

3 jam ago

Hak Jawab dan Hak Koreksi: Benteng Terakhir Independensi dan Integritas Pers

Sengketa Pemberitaan Wajib Diselesaikan Melalui Mekanisme Hak Jawab Sesuai UU Pers PONTIANAK, ASWINNEWS.com – Ketua…

3 jam ago

Dapur MBG Blora Berhenti Beroperasi, Kepala SPPG Dilaporkan Mengundurkan Diri Dan Tidak Dapat Dihubungi

BLORA, AswinNews.com | 20 Juli 2026 – Operasional Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan…

6 jam ago

Cegah Pernikahan Dini, Kepala KUA Salapian Jadi Fasilitator BRUS Bagi Remaja Di Langkat

LANGKAT, AswinNews.com | 20 Juli 2026 – Kementerian Agama Kabupaten Langkat kembali menegaskan komitmennya dalam…

6 jam ago

DPP ASWIN Investigasi Dan Kantor Hukum Sahardjo Pejuang Keadilan Kecam Ucapan Hotman Paris Kepada Wartawan

MAGELANG, AswinNews.com | 20 Juli 2026 – Pernyataan advokat Hotman Paris Hutapea yang melontarkan ucapan,…

7 jam ago

DPD PJS Aceh Hadiri Munas III PJS Di Jakarta dengan Dua Gelombang Keberangkatan

JAKARTA, AswinNews.com | 21 Juli 2026 – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pro Jurnalismedia Siber (PJS)…

7 jam ago