Bandung, Aswinnews.com – Langkah revolusioner diambil Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur . Melalui program Sekolah Maung (Manusia Unggulan), Jawa Barat resmi memulai era baru pendidikan untuk mencetak generasi muda yang kompetitif, unggul, berkarakter, dan memiliki jiwa kepemimpinan.
Komitmen tersebut tidak hanya diwujudkan melalui konsep pendidikan, tetapi juga dukungan anggaran yang besar. Meski alokasi operasional setiap sekolah disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing, pemerintah telah menyiapkan cetak biru pendanaan pendidikan yang sangat signifikan untuk menopang program ini.
Investasi Miliaran Rupiah Demi Masa Depan Anak Bangsa
Untuk memastikan fasilitas pendidikan di Jawa Barat mampu bersaing dengan sekolah unggulan lainnya, pemerintah mengalokasikan anggaran pembangunan yang sangat besar, di antaranya:
- Rp4,68 miliar untuk pembangunan satu Unit Sekolah Baru (USB).
- Rp480 juta untuk pembangunan setiap Ruang Kelas Baru (RKB) yang nyaman dan modern.
Langkah ini menunjukkan bahwa Sekolah Maung bukan sekadar program simbolis, melainkan proyek pendidikan strategis yang didukung sarana dan prasarana berkualitas.
Saat ini, sebanyak 41 sekolah percontohan yang terdiri dari 28 SMA Negeri dan 13 SMK Negeri telah ditunjuk sebagai pelaksana awal program Sekolah Maung. Sekolah-sekolah tersebut diharapkan menjadi motor penggerak lahirnya generasi muda Jawa Barat yang siap menghadapi tantangan global.
Solusi Berkeadilan: Tidak Ada Anak yang Tertinggal
Salah satu aspek yang mendapat apresiasi adalah komitmen pemerintah terhadap pemerataan akses pendidikan. Gubernur Dedi Mulyadi memastikan bahwa hadirnya Sekolah Maung tidak akan mengabaikan siswa yang belum tertampung di sekolah negeri.
Untuk itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan dana sebesar Rp218 miliar melalui APBD guna membantu siswa yang bersekolah di sekolah swasta mitra.
Bentuk bantuan yang diberikan meliputi:
- Bantuan Dana Sumbangan Pendidikan (DSP) sebesar Rp1.500.000 per siswa.
- Subsidi SPP sebesar Rp100.000 per bulan.
Dengan total bantuan mencapai sekitar Rp2,7 juta per siswa per tahun, pemerintah ingin memastikan bahwa seluruh anak Jawa Barat tetap memperoleh akses pendidikan yang layak tanpa terkendala biaya.
Menuju Jabar Juara yang Sesungguhnya
Program Sekolah Maung menjadi bukti bahwa inovasi pendidikan dapat diwujudkan melalui perencanaan yang matang, dukungan anggaran yang memadai, serta keberpihakan kepada masyarakat.
Sekolah Maung tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga diharapkan menjadi kawah candradimuka yang melahirkan generasi unggul, berprestasi, dan mampu mengharumkan nama Jawa Barat serta Indonesia di masa depan.
Program Sekolah Maung (Manusia Unggul) merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan Jawa Barat yang mulai berjalan pada Tahun Ajaran 2026/2027.
Daftar SMAN Maung (28 Sekolah)
- SMAN 2 Cibinong
- SMAN 1 Bogor
- SMAN 1 Depok
- SMAN 1 Bekasi
- SMAN 2 Tambun / SMAN 1 Sukatani
- SMAN 1 Subang
- SMAN 1 Purwakarta
- SMAN 5 Karawang
- SMAN 2 Kota Sukabumi / SMAN 1 Palabuhanratu
- SMAN 1 Cisarua / SMAN 1 Cililin
- SMAN 1 Cianjur
- SMAN 3 Bandung dan SMAN 5 Bandung
- SMAN 3 Cimahi
- SMAN 1 Soreang / SMAN 1 Cileunyi
- SMAN 1 Sumedang
- SMAN 1 Majalengka
- SMAN 1 Sindang Indramayu
- SMAN 2 Cirebon / SMAN 1 Cirebon
- SMAN 1 Palimanan
- SMAN 2 Kuningan / SMAN 1 Kuningan
- SMAN 1 Garut / SMAN 6 Garut
- SMAN 1 Tasikmalaya
- SMAN 1 Singaparna
- SMAN 1 Ciamis
- SMAN 1 Banjar
- SMAN 1 Parigi
Daftar SMKN Maung (13 Sekolah)
- SMKN 1 Cibinong
- SMKN 3 Bogor
- SMKN 2 Bekasi
- SMKN 1 Tanjung Gede
- SMKN 1 Cibadak
- SMKN 1 Pacet
- SMKN 1 Cimahi
- SMKN 1 Katapang
- SMKN 1 Majalengka
- SMKN 1 Mundu
- SMKN 1 Garut
- SMKN 2 Tasikmalaya
- SMKN 1 Pangandaran
Program ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam mewujudkan sumber daya manusia Jawa Barat yang unggul, berdaya saing, dan siap menyongsong Indonesia Emas.
Penulis Yosep Ketua DPC Aswin purwakarta
Redaksi Aswinnews.com
![]()
