Categories: umum

Pataka Bumi Jawi Dikupas Danang: Dari Bentuk Gunungan, Tanduk Banteng Jawi, hingga Kisah Ikan Pesut

Rembang, AswinNews.com – Desa Warugunung, Kecamatan Pancur, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah kembali menggelar peringatan budaya Santi Badra di kompleks Makam Mpu Santi Badra, Senin, (15/6/2026).

Penggiat sejarah Lasem yang juga Ketua panitia kirab budaya Mpu Santi Badra, Danang Swastika membedah tentang “Pataka Bumi Jawi,” Pataka diartikan sebagai panji, simbol, atau bendera pusaka yang memuat falsafah tanah Jawa. Dalam pemaparannya, Danang mengurai 3 simbol penting di Pataka Bumi Jawi:

  1. Bentuk Gunungan
    Gunungan adalah simbol jagat raya versi Jawa. Puncaknya runcing melambangkan Sang Pencipta, badan lebar berisi ukiran hutan, gunung, hewan, manusia. “Gunungan di Pataka Bumi Jawi artinya kehidupan itu berlapis. Ada atas-bawah, lahir-batin. Jadi pengingat manusia untuk selalu manunggal dengan alam dan Gusti,” ujar Danang.
  2. Tanduk Banteng Betina Dinamakan Jawi
    Simbol kedua adalah tanduk banteng betina. Menurut Danang, kata “Jawi” sendiri berasal dari filosofi ini. “Banteng betina itu lambang kesuburan, kekuatan, tapi sabar dan merawat. “Tanduknya disebut Jawi karena bentuknya melengkung ke atas seperti huruf ‘ja’. Dari sinilah lahir istilah ‘Tanah Jawi’, tanah yang subur, kuat, tapi mengayomi,” jelasnya.
  3. Ikan Pesut
    Simbol ikan pesut, Ikan air tawar khas Sungai Mahakam, Kalimantan, ini masuk dalam Pataka Bumi Jawi lewat kisah tokoh dari Sampit, Kalimantan Timur.

“Ada tokoh dari Sampit yang bebodro berpindah/merantau -ke Tanjung Putri, wilayah Pandangan, Kragan, Rembang. Ia membawa ajaran menjaga sungai dan sesama makhluk. Pesut dipilih sebagai simbol karena setia di satu sungai, tidak merusak, tapi memberi kehidupan,” kata Danang.

Danang berharap filosofi Pataka Bumi Jawi yang merupakan simbol-simbol ini tidak hanya jadi hiasan, tapi dipraktikkan: menjaga bumi, merawat sesama, dan merantau dengan membawa nilai kebaikan.

Jurnalis,Wibowo

Abah Roy / Rohiman

Recent Posts

Tahun Baru Hijriyah: Saatnya Berhijrah dari Seremoni ke SubstansiOleh: Aceng Syamsul Hadie El-Gontory

Aswinnews.com lSetiap kali Tahun Baru Hijriyah tiba, kita menyaksikan berbagai bentuk perayaan. Ada pawai obor,…

2 jam ago

Kapolres Langkat Serahkan Kunci Rumah Hasil Bedah Rumah kepada Ibu Ginah, Wujud Nyata Kepedulian Polri Di Hari Bhayangkara ke-80

Langkat, AswinNews.com – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kapolres Langkat, David Triyo…

2 jam ago

Pemprov Jabar Gandeng 751 Sekolah Swasta, Perluas Akses Pendidikan bagi Siswa yang Tak Tertampung di Sekolah Negeri

Bandung – AswinNews.com — Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan Jawa Barat menggandeng 751…

4 jam ago

Bupati Pidie Nonaktifkan Kadis Pendidikan Dan Kepala BPBD, _Andy Firdaus Jubir: Demi Tingkatkan Kinerja Birokrasi

Pidie – Aswinnews.com Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, mengambil langkah tegas dengan membebastugaskan sementara Kepala Dinas…

4 jam ago

Hendak Memanen Sawit, Seorang Petani Di Bahorok Tersengat Aliran Listrik

LANGKAT, SUMUT – Aswinnews.comSeorang petani bernama Misno (48), warga Dusun Sogong, Desa Kuta Gajah, Kecamatan…

5 jam ago

​Hendak Memanen Sawit, Seorang Petani di Bahorok Tersengat Aliran Listrik

​LANGKAT, SUMUT –Aswinnews.com-Seorang pria bernama Misno (48), warga Dusun Sogong, Desa Kuta Gajah, Kecamatan Kutambaru,…

5 jam ago