Oplus_16908288
Aceh Utara, Aswinnews.com – Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Bina Adwil) Kementerian Dalam Negeri, Safrizal ZA, meninjau langsung sejumlah Hunian Sementara (Huntara) yang mengalami kerusakan akibat diterjang angin kencang di Kabupaten Aceh Utara. Kunjungan tersebut dilakukan bersama Penjabat Bupati Aceh Utara, Yahwa Ismail, sebagai bentuk respons cepat pemerintah terhadap dampak cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut.jumat (6/6/2026)
Peninjauan dilakukan di beberapa lokasi Huntara yang dihuni masyarakat korban banjir bandang. Berdasarkan hasil pendataan sementara, kerusakan tercatat pada 36 unit Huntara di Rumoh Rayeuk, 5 unit di Desa Langkahan, 7 unit di Bukit Linteung, dan 10 unit di Geudumbak.
Kerusakan tersebut diperparah oleh cuaca ekstrem yang kembali melanda Aceh Utara pada Kamis (4/6/2026), sehingga sejumlah bangunan Huntara mengalami kerusakan tambahan. Pemerintah Kabupaten Aceh Utara bersama tim teknis masih terus melakukan pendataan untuk memastikan kondisi seluruh hunian yang terdampak.
Dalam kesempatan itu, Safrizal ZA menegaskan bahwa pemerintah pusat telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum guna mempercepat proses rehabilitasi Huntara yang rusak.
“Pemerintah bergerak cepat untuk memastikan masyarakat terdampak tetap memiliki tempat tinggal yang layak. Kami telah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum, dan perbaikan Huntara ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu tujuh hari ke depan,” ujar Safrizal.
Selain melalui Kementerian Pekerjaan Umum, penanganan terhadap Huntara yang dibangun menggunakan dukungan anggaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga akan dilakukan secara paralel oleh BNPB melalui Deputi Bidang Penanganan Darurat.
Langkah cepat pemerintah pusat tersebut mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Pemerhati Kebijakan Publik Aceh, Isa Alima, menilai kehadiran langsung Dirjen Bina Adwil Kemendagri di lokasi terdampak menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memastikan kebutuhan masyarakat korban bencana segera terpenuhi.
Menurut Isa Alima, percepatan distribusi material, dukungan logistik, serta koordinasi lintas sektor menjadi faktor penting agar target penyelesaian perbaikan dalam waktu tujuh hari dapat tercapai.
“Komitmen yang ditunjukkan pemerintah pusat patut diapresiasi. Yang terpenting saat ini adalah percepatan pelaksanaan di lapangan sehingga masyarakat dapat kembali menempati hunian yang aman dan layak,” katanya.
Dengan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BNPB, dan seluruh pihak terkait, proses pemulihan pascabencana diharapkan dapat berjalan cepat dan efektif. Perbaikan Huntara yang rusak menjadi langkah penting untuk memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat yang tengah berupaya bangkit dari dampak bencana.
Jurnalis: Drs. Isa Alima l Redaksi Aswinnews-Tajam Berimbang danTer-Upadate
LANGKAT – Aswinnews.com Warga Desa Tanjung Lenggang, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, dihebohkan dengan penemuan sesosok…
Aswinnews.com lPernyataan tersangka kasus dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sony Sonjaya, yang menyatakan…
Pengalaman Memperjuangkan Hak Buruh Jadi Modal Penting Rumuskan Kebijakan yang Adil BANDA ACEH,Aswinnews.com-Tokoh perburuhan nasional…
Akademisi USK menekankan akar lokal dan integritas sebagai modal utama; kepemimpinan Kapolda harus berpijak pada…
PURWAKARTA, Aswinnews.com – Komunitas Madani Purwakarta (KMP) menyatakan keprihatinan atas berkembangnya polemik yang menimpa seorang…
Magelang, Aswinnews.com – Kabar baik bagi warga Kota Magelang. Proses penerimaan siswa baru untuk Sekolah…