Oplus_16908288
Oleh : H. M. Fajar Taufik, SH. M. Ed.
( Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik
Kabupaten Lombok Barat, NTB)
Aswinnews.com l
Pemerintah Kabupaten Lombok Barat sedang mematangkan rencana penerapan sistem pemungutan suara elektronik atau e-voting dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang direncanakan berlangsung pada Desember 2026 mendatang.
Langkah ini menjadi terobosan besar dalam pelaksanaan demokrasi tingkat desa, sejalan dengan dorongan Kementerian Dalam Negeri untuk mempercepat transformasi digital dalam setiap tahapan pemilihan umum dan pemilihan kepala daerah di seluruh Indonesia.
Penerapan e-voting di Lombok Barat didasari kebutuhan untuk meningkatkan akurasi, kecepatan, transparansi, serta efisiensi anggaran penyelenggaraan Pilkades. Sistem konvensional yang masih menggunakan surat suara kertas dinilai memiliki celah potensial kesalahan perhitungan, biaya logistik tinggi, dan proses rekapitulasi yang memakan waktu lama.
Pemerintah Daerah juga telah mempelajari pengalaman sukses penerapan e-voting di sejumlah daerah lain, guna mengadopsi praktik terbaik dan menghindari kendala yang pernah terjadi sebelumnya. Hal ini juga selaras dengan amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Perubahan Atas UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, yang membuka ruang penggunaan teknologi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pemilihan di tingkat desa.
Dari total 77 desa yang akan menggelar Pilkades serentak tahun ini, sistem e-voting baru akan diterapkan secara terbatas sebagai tahap uji coba. Desa-desa yang dipilih adalah kawasan dengan masyarakat yang sudah terbiasa menggunakan teknologi, seperti di wilayah perumahan dan pemukiman padat penduduk, antara lain Desa Terong Tawah, Desa Labuapi, Desa Bengkel, dan Desa Bagik Polak.
Pemilihan lokasi ini bertujuan untuk memudahkan adaptasi pemilih, sekaligus menguji kinerja sistem di lingkungan yang beragam. Jika tahap awal berjalan lancar dan bebas masalah, rencananya sistem ini akan diperluas ke seluruh desa pada pelaksanaan Pilkades berikutnya.
Secara teknis, mekanisme yang direncanakan meliputi:
Penggunaan perangkat layar sentuh yang mudah dioperasikan.
Hasil pemilihan otomatis terekam dan tercetak, lalu salinan diserahkan kepada pemilih dan disimpan dalam berita acara resmi.
Proses rekapitulasi berlangsung secara langsung dan terintegrasi, sehingga hasil dapat diketahui dalam waktu singkat setelah pemungutan suara selesai .
Penerapan e-voting membawa sejumlah keuntungan nyata bagi demokrasi di Lombok Barat:
Perhitungan dan rekapitulasi hasil berlangsung seketika, meminimalkan risiko kesalahan manusia.
Hemat Anggaran: Mengurangi biaya cetak surat suara, pengiriman logistik, dan biaya operasional panitia.
Sistem dirancang sulit dimanipulasi, jejak data terekam jelas, dan mengurangi potensi sengketa hasil pemilihan.
Mengurangi penggunaan kertas secara besar-besaran.
Selain itu, sistem ini juga diharapkan dapat meningkatkan partisipasi pemilih, karena proses pemungutan suara menjadi lebih sederhana, cepat, dan modern.
Meski memiliki banyak keunggulan, penerapan e-voting juga menghadapi sejumlah tantangan yang sedang disiapkan solusinya, antara lain:
Jaringan listrik dan internet yang merata hingga ke desa-desa terpencil, serta keamanan sistem dari ancaman serangan siber.
Khususnya bagi warga lanjut usia atau yang kurang akrab teknologi, akan diberikan sosialisasi dan pelatihan cara menggunakan alat pemilihan.
Penyusunan
peraturan bupati sebagai landasan operasional yang sah dan mengikat.
Pemerintah Kabupaten Lombok Barat bersama instansi terkait, termasuk Diskominfo dan Badan Pengelola Keuangan Daerah, terus berkoordinasi untuk memastikan seluruh persiapan tuntas sebelum pelaksanaan Desember nanti.
Penerapan e-voting di Lombok Barat bukan sekadar perubahan cara memilih, melainkan langkah strategis menuju tata kelola pemerintahan desa yang modern, akuntabel, dan berbasis teknologi. Pemerintah berharap inovasi ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Nusa Tenggara Barat, sekaligus menjaga tradisi demokrasi yang sehat, damai, dan berkualitas di tengah masyarakat Lombok Barat.
Saat ini Pemerintah Daerah diharapkan untuk menyelenggarakan sosialisasi e-voting Pilkades dan dapat mengajak masyarakat untuk mengikuti sosialisasi resmi agar memahami prosedur baru ini, serta turut mengawasi agar seluruh tahapan berjalan sesuai aturan dan nilai-nilai demokrasi.
Lopenulis K Bagus Sujana l Redaksi Aswinnews-Tajam Berimbang danTer-Upadate mbok Barat, 18/5/2026
Berau, Aswinnews.com – Aktivitas dugaan galian C berupa pengerukan bukit dan pengangkutan material tanah di…
SUMATERA UTARA Aswinnews.com- Dugaan penculikan dan intimidasi terhadap seorang pimpinan media online berinisial SP di…
JOMBANG Aswinnews.com– Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)…
Langkat AswinNews ,com - Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan…
Langkat Aswinnews.com-Warga Lingkungan Pematang Panjang, Kelurahan Tangkahan Durian, Kecamatan Brandan Barat, Kabupaten Langkat digegerkan dengan…
Pidie Aswinnews.com,-Yayasan Citra Karsa Garuda Nusantara meresmikan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Blok Bengkel…