Categories: PemerintahTokoh

Perhutani KPH Jombang Bersama MuspikaTutup Wisata Grojokan Demi Keselamatan Pengunjung Di Nganjuk

JOMBANG, Aswinnews.com-
PERHUTANI (17/04/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jombang bersama Muspika Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk, menutup Wisata Kali Grojokan Duwur, guna menghindari timbul korban karena lokasi tebing berbahaya, curah hujan tinggi berpotensi air bah (luapan air deras yang datang tiba-tiba dari atas), longsor, pohon tumbang, dan licin saat hujan.
Wisata alam tersebut Tepatnya berada di petak 78b
Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sumbermiri, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Krondong, Administratif berada di Desa Sumbermiri, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk, pada Jum’at (17/04).

Administratur Perhutani KPH Jombang, melalui Asper BKPH Krondong Sumarsono menyampaikan, wisata Grojokan tersebut berada dilokasi KPS (Kawasan Perlindungan Setempat), ditutup hingga batas yang tak ditentukan, karena lokasi tebing berbahaya resiko longsor, licin, pohon tumbang, “Ditutup Demi keselamatan, keamanan pengunjung maupun masyarakat setempat,” ungkapnya.

Sedangkan dari pihak Polri dan TNI setempat yang hadir, pada prinsipnya kedua belah pihak, siap mendukung di berbagai kegiatan, dalam pengamanan dan pengawasan kawasan hutan Negara agar berjalan dengan semestinya dengan aman, menghindari berbagai hal -hal yang tidak di inginkan semua pihak.

Pemasangan plang papan penutupan dan himbauan, ada berbagai pihak yaitu,

  1. Asper /KBKPH Krondong Marsono dan jajarannya.
  2. Kapolsek Lengkong di wakili Kanit Reskrim AIptu Sujoko Kanit Binmas Agus Kristanto, Babinkantipmas Desa Sumbermiri Bripka Aris Yudha S Bripka Agus.
  3. Babinsa Desa Sumbermiri Sunardi.
  4. Kepala Desa Sumbermiri Suryadi.
  5. Ketua LMDH Wono Joyo Langgeng. Sujiono.
  6. Ketua BPD Desa Sumbermiri Puryanto.

Berbagai upaya Perhutani KPH Jombang terus dilakukan dalam melindungi kawasan hutan negara, agar tak terjadi berbagai hal yang tak diinginkan semua pihak.
Upaya strategis lainya termasuk menggandeng berbagai pemangku kepentingan, tokoh masyarakat, unsur masyarakat sekitar hutan, guna memperkuat sistem deteksi dini dan respons cepat terhadap ancaman di lapangan.
“Secara teknis, Perhutani juga membangun pendekatan sosial
guna mencegah berbagai potensi gangguan hutan seperti pencurian kayu, perusakan tanaman muda.kebakaran hutan dan timbulnya korban karena bencana alam, evaluasi tindak lanjut terus di lakukan demi keamanan dan kenyamanan bersama .
Kom-PHT/Jbg/Ars)


Penulis Ida l Redaksi Aswinnews-Tajam Berimbang danTer-Upadate

Kartolo

Recent Posts

Poorly Manage Terhadap Sirkular Ekonomi Dalam Pengelolaan Sampah

Oleh : Wiriadi Sutrisno Sumber: Google Image (Pemulung Wanita)           Saat ini sampah (barang…

2 jam ago

Touching! Police Clean Temple and Shrine, Proof of Tolerance in Lubuk Linggau

Lubuk Linggau – AswinNews.com — A different scene was seen in Lubuk Linggau City. If…

3 jam ago

Menyentuh! Polisi Bersihkan Vihara dan Klenteng, Bukti Toleransi di Lubuk Linggau

Lubuk Linggau –AswinNews.com — Pemandangan berbeda terlihat di Kota Lubuk Linggau. Jika biasanya aparat kepolisian…

4 jam ago

Kasus Pengeroyokan Terhadap Jurnalis Ivan Apriandi oleh Pedagang Miras Cs.: Ketua Dewan Pembina DPP ASWIN Desak Kapolres Majalengka Usut Tuntas Tindak Pidana Berat

MAJALENGKA -aswinnews.com- Hampir sudah 3 tahun lebih terkatung-katung kasus pelaporan pengeroyokan terhadap jurnalis Ivan Apriandi…

9 jam ago

Desil Keliru, Sekda Tak Boleh Cuci Tangan : Rakyat Jadi Korban Kebijakan yang Gagal

Oleh:Prof. Dr. T.M. Jamil, M.SiPengamat Politik dan Akademisi USKDewan Penasehat Assosiasi Wartawan Internasional (ASWIN) DPD…

9 jam ago

HIPPMI Gelar Webinar Nasional “Educational Leadership: Educators Are Leaders”

Surabaya, –aswinnews.com- Himpunan Pendidik & Pengajar Muda Indonesia (HIPPMI) sukses menyelenggarakan webinar nasional bertajuk Educational…

15 jam ago