Pidie | AswinNews.com –
Jumat, 30 Januari 2026
Di tengah dinamika pemerintahan daerah, Kabupaten Pidie menorehkan prestasi membanggakan. Pemerintah Kabupaten Pidie dinobatkan sebagai daerah dengan Indeks Reformasi Hukum (IRH) tertinggi di Provinsi Aceh, dengan capaian kategori AA (Istimewa).
Prestasi ini menandai bahwa reformasi hukum di Pidie tidak sekadar menjadi dokumen administratif, melainkan telah menjelma sebagai napas kebijakan dan arah pelayanan publik.
Baca Juga Garda NTB M. Kholik Santuni Anak Yatim Di Desa Pengenjek
Ketua Patriot Bela Nusantara (PBN) Aceh sekaligus pemerhati sosial dan kebijakan publik, Drs. M. Isa Alima, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini mencerminkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Pidie dalam menata pemerintahan yang berlandaskan kepastian dan ketaatan hukum.
“Ini bukan prestasi seremonial, tetapi hasil dari kesungguhan, disiplin birokrasi, dan keberanian mengambil arah yang benar. Reformasi hukum tidak lahir dari pidato, tetapi dari kerja sunyi yang konsisten,” ujar Isa Alima, Jumat (30/1).
Ia menilai, pencapaian IRH tertinggi ini tidak terlepas dari kepemimpinan Bupati Pidie, H. Sarjani Abdullah, S.H., M.H., yang dinilai mampu menjaga harmoni antara regulasi, pelayanan publik, dan kepentingan masyarakat.
“Ketika hukum dijadikan kompas, kebijakan tidak akan kehilangan arah. Pidie hari ini memberi contoh bahwa pemerintahan yang taat hukum adalah fondasi utama kepercayaan rakyat,” tambahnya.
Reformasi Hukum adalah Perjalanan Panjang

Isa Alima juga menegaskan bahwa capaian tersebut harus dijaga dan dirawat, bukan sekadar dirayakan. Reformasi hukum, menurutnya, merupakan perjalanan panjang yang menuntut konsistensi, pengawasan berkelanjutan, serta keberanian untuk meninggalkan praktik-praktik lama yang bertentangan dengan prinsip keadilan.
“Prestasi ini adalah cahaya. Namun cahaya hanya bermakna jika terus dijaga agar tidak redup oleh kelalaian,” katanya.
Ia berharap keberhasilan Pemkab Pidie dapat menjadi inspirasi bagi kabupaten dan kota lain di Aceh, bahwa perubahan birokrasi bukan sekadar wacana jika dijalankan dengan niat, integritas, dan kepemimpinan yang berpihak pada nilai.
Baca Juga Rapat Pembentukan Panitia Pemilihan BPD Diduga Tidak Dilaksanakan Melalui Musyawarah Desa
Di balik angka dan predikat, prestasi ini menyampaikan pesan yang kuat: hukum yang tegak akan melahirkan pemerintahan yang bermartabat, dan daerah yang berani berbenah akan selalu menemukan jalannya menuju kepercayaan rakyat.
Pidie hari ini menulis satu halaman penting tentang hukum yang tidak hanya berdiri, tetapi berjalan bersama rakyat.
Penulis Il Kaperwil Aswin Acehl Redaksi Aswinnews-Tajam Berimbang danTer-Upadate
![]()
