Categories: umum

Proyek Drainase di Sukomoro Nganjuk Diduga Terbengkalai, Pernyataan Humas PUPR Layak Diragukan

πŸ–ŠοΈ Laporan Jurnalis: Sunyoto
✍️ Editor: Abah Roy | Redaksi AswinNews.com – Tajam, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-Update

Nganjuk, – Proyek drainase yang direncanakan untuk mengatasi masalah banjir masuk di wilayah Desa Sumengko Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, memasuki bulan desember akhir tahun dengan kondisi yang mengkhawatirkan. Ironinya : Proyek yang seharusnya memiliki nilai angka progres tertentu, justru belum mendapat penanganan pekerjaan.

Menurut informasi yang diperoleh Aswinnews.com pada senin 01/12/2025, puluhan U – Ditch sudah di letakkan di bahu jalan sejak minggu 23/11/2025 kemarin, Namun, hingga saat ini 03/12/2025 puluhan U Ditch masih terlihat tertumpuk dan belum ada tanda tanda aktivitas di mulainya pembangunan drainase,

Kondisi ini tentunya membuat tanda tanya warga sekitar, kapan pembangunan drainase di Desa Sumengko ini segera di kerjakan, karena mengingat musim hujan sudah mulai intens. kata warga tersebut.

Ketika Adi selaku pihak Humas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Nganjuk dikonfirmasi secara tatap muka Selasa 02/12/2025 dirinya membatah bahwa proyek drainase di Desa Sumengko belum di kerjakan, menurut adu, itu proyek drainase satu paket dengan pekerjaan yang ada di depan Kelurahan Kapas, jadi awal mulai pengerjaanya di depan Kelurahan Kapas, jelasnya dengan singkat.

Adanya rasa ingin mengetahui, Aswinnews.com berupaya melakukan investigasi pekerjaan proyek seperti yang di maksut berada di depan Kelurahan Kapas Sukomoro, setelah melakukan peninjauan dilokasi muncul multi tafsir adanya dugaan kejanggalan, bahwa pekerjaan proyek di depan Kelurahan Kapas memiliki anggaran dibawah rata rata , yang artinya anggaran sebesar Rp.188.908.00 sudah sesuai dengan volume kegiatan pembangunan system drainase yang cukup dikerjakan di sepanjang depan Kelurahan Kapas ,dan artinya Pekerjaan dengan anggaran Rp.188.908.000 Ten tunya tidak bisa di kaitkan dengan pekerjaan satu paket yang ada di Desa Sumengko Sukomoro, pasalnya sesuai hasil pantauan proyek pembangunan drainase yang ada di Desa Sumengko memiliki Volume yang sangat panjang dan tentunya dengan multi tafsir dugaan pembangunan drainase di Desa Sumengko bisa menghabiskan anggaran lebih dari Rp.200 juta rupiah,

Kartolo

Recent Posts

Unfit Indonesian Rupiah Banknotes Transformed into Green Energy, Bank Indonesia and Solusi Bangun Andalas Collaborate in Aceh

LHOKNGA – Aswinnews.com – Indonesian Rupiah banknotes that are no longer fit for circulation have…

57 menit ago

Bangun Kemitraan Strategis, PJS Sambangi Kantor ASDP Merak

MERAK, BANTEN | Aswinnews.com – Dalam upaya memperkuat kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan, Pro Jurnalismedia…

2 jam ago

Kapolres Meranti Kenalkan Green Policing Di SDN 02 Selatpanjang, Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini

KEPULAUAN MERANTI | Aswinnews.com – Upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan hidup sejak usia dini terus…

2 jam ago

Pemko Binjai Respons Cepat Insiden Pohon Tumbang, Pedagang Bakso Jalani Perawatan Intensif Di RSUD

BINJAI | Aswinnews.com – Pemerintah Kota (Pemko) Binjai bergerak cepat menangani insiden pohon tumbang yang…

2 jam ago

Penuh Haru Dan Kekeluargaan, Polresta Cirebon Gelar Upacara Penyerahan Jabatan Juga Pelepasan AKBP Eko Munarianto

CIREBON | Aswinnews.com – Polresta Cirebon menggelar Upacara Penyerahan Jabatan dan Pelepasan Wakapolresta Cirebon, AKBP…

2 jam ago

Uang Rupiah Tak Layak Edar Disulap Jadi Energi Ramah Lingkungan, BI Dan Solusi Bangun Andalas Berkolaborasi Di Aceh

ACEH | Aswinnews.com – Uang Rupiah yang telah dimusnahkan karena tidak lagi layak edar kini…

2 jam ago