Categories: umum

Ketua Umum GARDA NTB Geram: Oknum Debt Collector Semakin Brutal Cabut Motor Warga di Jalan, Termasuk Insiden di PT Global Mataram

Praya, 18 November 2025 — Aswinnews.com

Aksi oknum debt collector ilegal kembali meresahkan masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB). Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah warga melaporkan mengalami penghentian paksa di jalan oleh kelompok yang mengaku sebagai penarik kendaraan namun tanpa identitas maupun dokumen resmi. Tindakan intimidatif hingga perampasan motor di jalanan membuat warga ketakutan dan geram.

Ketua Umum GARDA NTB, M. Kholik, menyampaikan kemarahannya dan meminta aparat bertindak cepat.

“Ini sudah sangat keterlaluan! Oknum berkedok debt collector tidak boleh merampas motor warga di jalan. Ini murni premanisme. Harus ditindak keras,” tegas M. Kholik.


Insiden di Depan PT Global Mataram Jadi Sorotan

Salah satu kasus yang viral adalah peristiwa di depan PT Global Mataram, ketika sekelompok pria yang mengaku DC menghentikan seorang pengendara dan mencoba mencabut motor secara paksa.

Menurut keterangan warga, para oknum tersebut:

Tidak menunjukkan identitas resmi

Tidak mengantongi surat tugas dari leasing

Tidak memiliki putusan pengadilan

Bertindak kasar dan intimidatif

Menggunakan ancaman untuk menekan korban

Aksi ini makin memperjelas bahwa praktik penarikan ilegal sudah semakin berani dilakukan di area publik.


Seruan Keras Kepada Polda NTB

Ketua Umum GARDA NTB mendesak Polda NTB untuk segera melakukan penindakan terhadap jaringan oknum debt collector yang meresahkan masyarakat Lombok dan Mataram.

“Polda NTB harus bergerak cepat. Jangan tunggu ada korban. Premanisme berkedok debt collector seperti ini harus dihentikan. Negara tidak boleh kalah,” tegasnya.

Ia menegaskan akan terus mengawal kasus—kasus penarikan paksa yang merugikan masyarakat.


Masyarakat Mulai Takut Melintas

Akibat maraknya aksi tersebut, sejumlah warga mengaku trauma dan takut membawa kendaraan ke kawasan tertentu. Banyak yang memilih tidak menggunakan motor untuk bepergian ke pusat kota.

GARDA NTB mengimbau masyarakat untuk melapor ke polisi apabila mengalami tindakan serupa dari pihak yang tidak memiliki dokumen resmi.


Penulis: Jaswadi
Editor: Abahroy – Redaksi Aswinnews.com

Kartolo

Recent Posts

Direktur RSUD Sigli Gaungkan Pelayanan Humanis, Isa Alima: Rumah Sakit Harus Jadi Rumah Harapan

Sigli-AswiNews.com-Di tengah dinamika pelayanan kesehatan yang terus berkembang, Direktur RSUD Tgk. Chik Ditiro Sigli, drg.…

8 jam ago

Skandal Limbah PT SunFu: IPAL Mati Tapi Air ‘Bening’, Direktur Mangkir Dua Kali

Purwakarta, Aswinnews.com – April 2026(KMP) mengungkap temuan serius yang mengarah pada dugaan tindak pidana lingkungan…

9 jam ago

Isu Pegawai Kelurahan Malabro Tak Digaji 3 Bulan Dibantah, Ini Fakta Sebenarnya

Bengkulu – AswinNews.com —Mencuatnya kabar pegawai Kelurahan Malabro tidak menerima gaji selama tiga bulan memicu…

10 jam ago

Milad ke-47 Bunda Ratu, Ajang Silaturahmi Keluarga Gemuruh Sayap Partai NasDem

Purwakarta Aswinnews.com– Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai perayaan hari ulang tahun (milad) ke-47 Bunda…

12 jam ago

SMK Kartanegara Wates: Buktikan Diri Menjadi Kontestan Terbaik Se-Jawa Timur

Kediri -aswinnews.com- Sisawa Kelas XI tehnik Pengelasan dan Fabrikasi Logam ( TPFL ) 1 dari…

16 jam ago

Dari Medan Senyap ke Aksi Nyata: Putra Aceh Bongkar 65 Kg Narkoba Dalam Waktu Singkat

BANDA ACEH – AswinNews.com — Ada bentuk kerja yang tak membutuhkan sorak sorai, namun dampaknya…

16 jam ago