🖋️ Penulis: Desi Mayasari
📍 Bengkalis — ASWINNEWS.COM
📆 Selasa, 7 Oktober 2025
📌 Editor: Kenzo | Tajam, Akurat, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-update
Pemerintah Desa Jangkang, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka penyampaian laporan tim analisis kelayakan usaha dana ketahanan pangan tahun 2025.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Pertemuan Kantor Desa Jangkang, Selasa (7/10/2025), dengan dihadiri berbagai unsur masyarakat desa.
Musyawarah ini dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Kepala Desa Jangkang, Juminah, SE, dan dihadiri oleh Pendamping Lokal Desa (PLD) Edi Sunaryo, perangkat desa, Ketua BPD, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Pj Kepala Desa Juminah, SE, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari proses perencanaan pembangunan desa, khususnya dalam memperkuat sektor ketahanan pangan masyarakat.
“Melalui musyawarah ini, kita ingin memastikan setiap program dan bantuan yang diberikan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Kami berharap hasil analisis ini menjadi dasar dalam menentukan usaha yang layak dikembangkan agar ekonomi warga semakin kuat,” ujar Juminah.
Ia juga menambahkan bahwa hasil analisis kelayakan usaha diharapkan dapat membantu pemerintah desa dalam menyalurkan Dana Ketahanan Pangan (DKP) secara tepat sasaran, serta mendukung keberlanjutan usaha produktif masyarakat desa.
Musyawarah ini menjadi forum penting untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana ketahanan pangan yang bersumber dari Dana Desa Tahun 2025.
Setiap program yang diusulkan akan melalui kajian teknis dan sosial ekonomi, agar pengelolaannya dapat memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan warga.
Para peserta musyawarah juga memberikan berbagai masukan dan rekomendasi terkait pengembangan potensi usaha berbasis pangan lokal, seperti budidaya ikan lele, pengolahan hasil pertanian, dan pengembangan kelompok tani wanita (KWT).
Musyawarah berlangsung dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan.
Hasil pembahasan dan rekomendasi dari tim analisis akan menjadi acuan utama bagi Pemerintah Desa Jangkang dalam melaksanakan program ketahanan pangan tahun 2025, agar berjalan secara transparan, efektif, dan berkelanjutan.
📝 Catatan Redaksi:
Musyawarah Desa seperti yang dilakukan di Desa Jangkang menjadi contoh baik dalam penerapan prinsip partisipatif dan transparan dalam tata kelola Dana Desa. Pendekatan berbasis analisis kelayakan usaha dapat memastikan bahwa setiap rupiah dana publik digunakan tepat sasaran, sejalan dengan semangat pembangunan desa berkelanjutan.
Redaksi berharap kegiatan serupa dapat diikuti oleh desa-desa lain di Kabupaten Bengkalis sebagai bagian dari penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
Sigli-AswiNews.com-Di tengah dinamika pelayanan kesehatan yang terus berkembang, Direktur RSUD Tgk. Chik Ditiro Sigli, drg.…
Purwakarta, Aswinnews.com – April 2026(KMP) mengungkap temuan serius yang mengarah pada dugaan tindak pidana lingkungan…
Bengkulu – AswinNews.com —Mencuatnya kabar pegawai Kelurahan Malabro tidak menerima gaji selama tiga bulan memicu…
Purwakarta Aswinnews.com– Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai perayaan hari ulang tahun (milad) ke-47 Bunda…
Kediri -aswinnews.com- Sisawa Kelas XI tehnik Pengelasan dan Fabrikasi Logam ( TPFL ) 1 dari…
BANDA ACEH – AswinNews.com — Ada bentuk kerja yang tak membutuhkan sorak sorai, namun dampaknya…