Oplus_16908288
Penulis: Hidayat | Editor: Rahmat Kartolo
Aswinnews – Tajam, Berimbang, dan Ter-Update
Lubuklinggau, Aswinnews.com —
Puluhan emak-emak yang tergabung dalam Forum Advokasi Kebijakan dan Transparansi Publik menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Lubuklinggau, Senin (6/10/2025). Mereka menuntut Kepala Disdikbud Firdaus Abky untuk memberikan penjelasan terbuka terkait program kerja serta penggunaan anggaran pendidikan yang dinilai tidak transparan dan tidak menyentuh kebutuhan nyata dunia pendidikan.
Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan masyarakat atas berbagai persoalan pendidikan di Kota Lubuklinggau yang dinilai semakin memprihatinkan.
Dalam orasi dan pernyataan tertulisnya, Forum menyebut sistem pendidikan di Lubuklinggau stagnan, terlalu fokus pada proyek dan anggaran, namun abai terhadap pembentukan karakter dan keterampilan siswa. Mereka menilai Disdikbud saat ini gagal mengatasi berbagai persoalan mendasar seperti:
Forum juga menyebutkan bahwa kondisi ini terjadi karena lemahnya kepemimpinan dan perencanaan di tubuh Dinas Pendidikan, serta kurangnya pengawasan dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam menunjuk pejabat yang kompeten.
Forum Advokasi menyampaikan lima poin tuntutan utama dalam aksinya:
Mereka juga meminta penjelasan atas Anggaran Belanja Tambahan (ABT) 2023, serta rencana dan realisasi program tahun anggaran 2024/2025.
“Kami ingin tahu, programnya apa? Perencanaannya bagaimana? Pelaksanaannya kapan? Realisasinya di mana? Tunjukkan dokumentasinya!” ujar salah satu orator aksi.
“Janji tinggal janji! Di mana realisasi bantuan untuk anak-anak kami?” teriak para ibu dalam orasinya.
Menurut Forum, aksi ini bukan upaya menjatuhkan, melainkan bentuk kecintaan terhadap masa depan pendidikan di Lubuklinggau. Mereka menilai bahwa pendidikan adalah kunci masa depan kota, dan perlu perubahan menyeluruh—baik dalam filosofi, nilai, metode, maupun manajemen anggaran.
“Jika kondisi ini dibiarkan, kita hanya akan mencetak generasi yang tahu banyak, tapi tidak tahu harus berbuat apa,” tegas perwakilan Forum.
Aksi berlangsung damai dan mendapat pengawalan dari aparat kepolisian. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Kepala Disdikbud Firdaus Abky atau pihak Pemerintah Kota Lubuklinggau terkait tuntutan massa.
Redaksi Aswinnews.com
Rembang, Aswinnews.com – Pengadilan Negeri (PN) Rembang kembali menggelar sidang lanjutan perkara sengketa tanah antara…
Indramayu Aswinnews.com– Momentum 10 Muharam 1448 Hijriah dimaknai dengan penuh kepedulian oleh pengelola Pantai Balongan…
Bahorok, Langkat – Aswinnews.comPemerintah Kecamatan Bahorok menggelar rapat koordinasi (rakor) perdana guna membahas perencanaan anggaran…
INDRAMAYU, Aswinnews.com – Paguyuban Orang Tua dan Wali Murid Kelas 2B SDN Unggulan Indramayu menggelar…
LANGKAT, AswinNews.com – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Langkat membangun dan…
Majalengka – AswinNews.com — Pembagian rapor semester di SMAN 1 Majalengka tahun ini tidak sekadar…