🖋️ Jurnalis: Maztho/Anto, | Sekretaris DPD Aswin Jawa Barat –
🗞️ Editor: Kenzo – Redaksi Aswinnews.com, Tajam, Akurat, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-update
Oleh: Piyan Sopian, S.Pd., M.Pd.
Guru Seni Budaya SMAN 1 Jatiwaras
Seni pada hakikatnya merupakan aktualisasi nilai estetis yang lahir dari proses kreatif seniman melalui medium tertentu. Dalam karya seni, selalu terdapat makna yang bersentuhan dengan cara manusia merasa, berpikir, bersikap, dan bertindak, baik secara individual maupun sosial-kultural.
Prof. Dr. Suminto A. Sayuti menyatakan bahwa karya seni yang baik bukanlah tiruan langsung dari kehidupan. Seniman bukan sekadar imitator, melainkan seorang penafsir yang memberi evaluasi atas realitas. Dari situlah, seni menjadi refleksi kehidupan yang menyimpan kekuatan masa lalu, keberhasilan masa kini, sekaligus harapan dan doa untuk masa depan.
Berpijak dari pemikiran itu, Batik Sukapura lahir sebagai salah satu karya seni yang sarat nilai filosofis. Batik ini bukan hanya produk kreatif, tetapi juga identitas kultural masyarakat Kabupaten Tasikmalaya.
Keistimewaan Batik Sukapura dapat dilihat dari:
Batik Sukapura memiliki kedekatan dengan batik pesisir yang cenderung naturalistis, banyak mengambil motif flora dan fauna. Misalnya, motif merak ngibing melambangkan keindahan alam Priangan yang hijau.
Dalam filosofi Jawa maupun Sunda, batik tidak hanya soal busana, tetapi juga doa, harapan, dan nilai spiritual yang hadir dalam berbagai siklus kehidupan manusia. Karena itu, batik senantiasa menjadi bagian tak terpisahkan dari ritual adat maupun peristiwa penting masyarakat.
Untuk mengembangkan Batik Sukapura, dibutuhkan kreativitas, inovasi, dan keberanian dalam mengeksplorasi bahan, media, desain, serta teknik produksi. Namun, nilai filosofis yang terkandung di dalamnya harus tetap dijaga agar tidak kehilangan jati diri.
Kesuksesan pelestarian Batik Sukapura menuntut sinergi berbagai pihak: pemerintah, pengusaha, pengrajin, pelaku ekonomi kreatif, hingga masyarakat. Dengan kebersamaan, Batik Sukapura dapat terus hidup, lestari, dan menjadi kebanggaan Tasikmalaya sekaligus Indonesia.
Catatan Redaksi
Tulisan opini ini menekankan bahwa Batik Sukapura bukan sekadar kain bermotif, melainkan warisan budaya yang menyimpan nilai filosofis, sosial, dan spiritual. Redaksi memandang penting adanya kolaborasi nyata antara pemerintah, pelaku ekonomi, dan masyarakat untuk menjadikan Batik Sukapura sebagai ikon kebanggaan daerah yang bernilai estetis sekaligus ekonomis.
Sigli-AswiNews.com-Di tengah dinamika pelayanan kesehatan yang terus berkembang, Direktur RSUD Tgk. Chik Ditiro Sigli, drg.…
Purwakarta, Aswinnews.com – April 2026(KMP) mengungkap temuan serius yang mengarah pada dugaan tindak pidana lingkungan…
Bengkulu – AswinNews.com —Mencuatnya kabar pegawai Kelurahan Malabro tidak menerima gaji selama tiga bulan memicu…
Purwakarta Aswinnews.com– Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai perayaan hari ulang tahun (milad) ke-47 Bunda…
Kediri -aswinnews.com- Sisawa Kelas XI tehnik Pengelasan dan Fabrikasi Logam ( TPFL ) 1 dari…
BANDA ACEH – AswinNews.com — Ada bentuk kerja yang tak membutuhkan sorak sorai, namun dampaknya…