🖋️ Penulis: M. Simon
🗞️ Editor: Redaksi Aswinnews.com – Tajam, Akurat, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-update
Bekasi Kota – Aswinnews.com – Program pembangunan 1.000 unit rumah panggung untuk warga terdampak banjir di Pondok Gede Permai, Bekasi Kota, yang dijanjikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui KDM, hingga kini belum terealisasi.
Rencana pembangunan tersebut pertama kali disosialisasikan pada Maret 2025 saat konsultan yang ditunjuk melakukan pertemuan dengan warga RW 08 Pondok Gede Permai. Dalam pertemuan yang dihadiri ketua RT/RW dan warga setempat, konsultan menjanjikan rumah panggung berukuran 6 x 6 meter dengan tinggi 4 meter.
Selain itu, warga yang rumahnya dibangun dijanjikan akan menerima uang saku Rp1 juta per bulan selama tiga bulan untuk biaya kontrakan. Proses pembangunan rumah disebut akan berlangsung selama tiga bulan mulai Agustus 2025.
Namun, hingga akhir September 2025, pembangunan tak kunjung dimulai. Beberapa warga mengaku belum mendapat kejelasan terkait nasib program tersebut.
Seorang warga, Rochman, mengatakan dirinya sudah menyerahkan data kepemilikan rumah sesuai arahan konsultan, namun hingga kini tak ada tindak lanjut.
“Sudah kasih data sejak Maret, tapi sampai sekarang tidak ada kabar lagi. Seperti zonk,” ungkapnya kecewa, Rabu (3/9/2025).
Tokoh masyarakat setempat, M. Djamil, menuturkan bahwa pembangunan belum berjalan karena anggaran dari Pemprov Jawa Barat melalui KDM belum dicairkan kepada Pemkot Bekasi.
“Hal ini saya ketahui setelah bertanya langsung kepada Wali Kota Bekasi, Tri Hardianto, melalui WhatsApp,” jelasnya.
Tokoh masyarakat lainnya, Syarif, juga menuntut KDM untuk menepati janji.
“KDM harus bertanggung jawab atas janjinya yang sudah dipublikasikan, bahkan di akun TikTok miliknya. Kami warga Pondok Gede Permai menuntut jangan hanya janji manis tanpa bukti,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak KDM maupun Pemprov Jawa Barat belum memberikan pernyataan resmi mengenai kepastian realisasi program tersebut.
Catatan Redaksi
Redaksi Aswinnews menekankan pentingnya transparansi dan kepastian dalam setiap program pembangunan, terlebih yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Janji publik yang tidak kunjung terealisasi dapat menimbulkan kekecewaan dan hilangnya kepercayaan warga terhadap pemerintah. Kami akan terus melakukan pemantauan serta membuka ruang klarifikasi dari pihak terkait demi menyajikan informasi yang berimbang kepada masyarakat.
Sigli-AswiNews.com-Di tengah dinamika pelayanan kesehatan yang terus berkembang, Direktur RSUD Tgk. Chik Ditiro Sigli, drg.…
Purwakarta, Aswinnews.com – April 2026(KMP) mengungkap temuan serius yang mengarah pada dugaan tindak pidana lingkungan…
Bengkulu – AswinNews.com —Mencuatnya kabar pegawai Kelurahan Malabro tidak menerima gaji selama tiga bulan memicu…
Purwakarta Aswinnews.com– Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai perayaan hari ulang tahun (milad) ke-47 Bunda…
Kediri -aswinnews.com- Sisawa Kelas XI tehnik Pengelasan dan Fabrikasi Logam ( TPFL ) 1 dari…
BANDA ACEH – AswinNews.com — Ada bentuk kerja yang tak membutuhkan sorak sorai, namun dampaknya…