Categories: Nasional

SKCK & Suket Sehat Jadi Pajangan, Ribuan R2-R3 Gelisah

Penulis Depenius gulo/ Editor Rahmat kartolo // Aswinnews-Tajam Berimbang danTer-Upadate

Nias Barat aswinnews com–

Menjelang berakhirnya masa pengisian Data Riwayat Hidup (DRH) bagi calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu pada 22 September 2025, ribuan tenaga non-ASN kategori R2 dan R3 di Kabupaten Nias Barat masih terjebak dalam ketidakpastian.

Hingga Selasa (16/9/2025), Pemerintah Kabupaten Nias Barat belum juga mengumumkan alokasi kebutuhan, berbeda dengan sejumlah daerah lain yang sudah lebih sigap memberi kepastian agar warganya tidak terganggu server menjelang tenggat.

Kondisi ini menimbulkan keresahan mendalam di kalangan tenaga non-ASN. Alih-alih mendapat kepastian, mereka justru dibiarkan gamang. Padahal, jika pengumuman dilakukan mendekati batas akhir, risiko kegagalan pengisian DRH sangat besar.

Ironisnya, meski belum ada pengumuman resmi, pada Senin (15/9/2025) Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu melalui video di akun Facebook resmi Pemkab menyebut bahwa 1.512 data R2 dan R3 sudah diusulkan dan diproses 100 persen di Kementerian PANRB. Pernyataan itu membuat ribuan orang berbondong-bondong mengurus dokumen pendukung, seperti SKCK di polsek domisili maupun surat keterangan sehat di puskesmas.

Sejak pagi, antrean panjang terlihat di kantor kepolisian dan fasilitas kesehatan. Warga rela menunggu berjam-jam, bahkan mengeluarkan biaya pribadi, demi berjaga-jaga agar tidak terkendala saat pengisian DRH.

Salah seorang tenaga non-ASN mengaku cemas. “Kami rela antre urus SKCK, suket sehat. Kalau nanti tidak jadi diumumkan, ya mungkin semua itu hanya akan jadi pajangan di rumah sebagai kenang-kenangan perjuangan kami,” ucapnya dengan nada getir.

Situasi ini menimbulkan kesan bahwa Pemkab Nias Barat seolah tidak peduli apakah ribuan R2 dan R3 nantinya berhasil atau gagal mengisi DRH. Sementara di daerah lain, langkah antisipatif sudah dilakukan demi melindungi hak para tenaga non-ASN.

Kini, menjelang tenggat 22 September, ribuan R2 dan R3 di Nias Barat hanya bisa berharap pengumuman alokasi segera keluar. Jika tidak, ketidakpastian ini dikhawatirkan berujung pada kegagalan massal yang sebenarnya dapat dihindari sejak awal.

Redakai Aswinnews.com

Kartolo

Recent Posts

Operasi Musang Nala Ungkap 92 Kasus, Kapolda Bengkulu Soroti Dugaan Penghimpunan Dana Tanpa Izin OJK

BENGKULU Aswinnews.com– Kapolda Bengkulu, , memimpin konferensi pers hasil pelaksanaan Operasi Musang Nala Tahun Anggaran…

1 jam ago

Bangun Karakter Dari Kebiasaan Sederhana, Kadisdik Jabar Ajak Siswa Menjadi Pribadi Hebat

PANGANDARAN – Aswinnews.com – Menjadi pribadi yang hebat tidak selalu dimulai dari langkah besar. Karakter…

1 jam ago

Kapolresta Pontianak Apresiasi Personel Berprestasi, Aksi Humanis Di SPBU Jadi Teladan Pelayanan Presisi

PONTIANAK Aswinnews.com– Komitmen memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat kembali mendapat apresiasi di lingkungan Polresta…

2 jam ago

Kwarcab Kabupaten Tasikmalaya Matangkan Kontingen Lewat Training Center Jambore Nasional 2026

TASIKMALAYA Aswinnews.com– Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Tasikmalaya menggelar Training Center (TC) bagi kontingen…

2 jam ago

Kwarcab Kabupaten Tasikmalaya Matangkan Kontingen Lewat Training Center Jambore Nasional 2026

Tasikmalaya – Aswinnews.com – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Tasikmalaya menggelar Training Center (TC)…

3 jam ago

Polri Hadir Di Tengah Masyarakat, Kapolsek Padang Tualang Patroli Jembatan Darurat Bukit Lawang–Tangkahan

LANGKAT Aswinnews.com– Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Kapolsek Padang Tualang bersama…

3 jam ago