HATI-HATI! Modus Penipuan AI Makin Canggih, Warga Jombang Hampir Jadi Korban Deepfake

🖋️ Penulis: LR
✍️ Editor: Kenzo
Redaksi AswinNews.com – Tajam, Akurat, Berimbang, dan Ter-Update

JOMBANG – ASWINNEWS.COM – Kemajuan teknologi membawa manfaat besar, tetapi juga membuka celah baru bagi kejahatan. Kini, modus penipuan semakin canggih dengan memanfaatkan Artificial Intelligence (AI), seperti video deepfake, suara palsu, dan pesan phishing.

Kasus terbaru terjadi di Desa Plemahan, Kecamatan Sumobito, Jombang, menimpa seorang warga bernama Yanto yang nyaris menjadi korban penipuan berkedok kemitraan bisnis elektronik murah pada Selasa (09/09/2025).

Modus Pelaku: Mengatasnamakan Anggota DPRD

Menurut Yanto, penipu menghubunginya melalui WhatsApp dan mengaku sebagai M.Syarif Hidayatullah (Gus Sentot), anggota DPRD Kabupaten Jombang. Pelaku menawarkan kerjasama bisnis berupa obral cuci gudang barang elektronik seperti handphone dan laptop dengan harga jauh di bawah pasaran.

“Dia minta identitas saya, lalu bilang harus transfer Rp 1 juta sebagai uang administrasi sebelum barang dikirim,” tutur Yanto.

Tak hanya itu, pelaku bahkan melakukan video call menggunakan deepfake agar korban percaya. Saat diangkat, wajah yang muncul memang mirip Gus Sentot, tetapi gaya bicara dan komunikasi terasa janggal.

Korban Selamat Berkat Kewaspadaan Saudaranya

Oplus_131072

Beruntung, saudara Yanto bernama Sutrisno curiga dan langsung menghubungi nomor asli Gus Sentot yang ada di ponselnya. Setelah dihubungi, Gus Sentot membantah keras bahwa ia melakukan tawaran bisnis tersebut.

“Itu bukan saya. Segera blokir nomor pelaku. Jangan percaya kalau ada yang mengatasnamakan saya,” tegas Gus Sentot saat dikonfirmasi.

Gus Sentot juga mengimbau masyarakat agar selalu mengonfirmasi langsung jika ada tawaran mencurigakan yang mengatasnamakan pejabat, tokoh masyarakat, atau keluarganya.

Fenomena Baru: Deepfake untuk Menipu

Kasus ini menunjukkan bahwa pelaku kini menggunakan AI deepfake untuk membuat video dan suara palsu, sehingga korban lebih mudah percaya. Praktik ini sangat berbahaya karena bisa dipakai untuk:
✔ Menipu dan menguras rekening
✔ Mengambil data pribadi
✔ Menyebarkan hoaks dan fitnah


Cara Aman Agar Tidak Jadi Korban Penipuan AI

✔ Verifikasi keaslian informasi sebelum percaya
✔ Jaga kerahasiaan data pribadi (KTP, nomor rekening, OTP)
✔ Jangan klik link mencurigakan
✔ Waspadai tawaran hadiah menggiurkan
✔ Aktifkan autentikasi dua faktor (2FA) di perangkat
✔ Laporkan segera ke pihak berwenang:
☎ OJK: 157
☎ Polri: 110

Ingat! Keamanan digital dimulai dari diri sendiri. Waspada sebelum percaya, cek sebelum berbagi. Sekali lengah, bisa jadi korban!


Catatan Redaksi:

Kasus penipuan berbasis AI kini menjadi ancaman nyata di Indonesia. Teknologi deepfake membuat wajah dan suara seseorang bisa dipalsukan secara meyakinkan. Karena itu, edukasi literasi digital harus digencarkan agar masyarakat tidak mudah terperdaya. Jika menerima tawaran mencurigakan, jangan langsung percaya, verifikasi kebenarannya melalui jalur resmi.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *