Duka di Ladang Jagung: Seorang Kakek Ditemukan Tewas Gantung Diri di Pohon Cokelat

πŸ–‹οΈ Penulis: Ali Asan
✍️ Editor: Kenzo | Redaksi AswinNews.com – Tajam, Akurat, Terpercaya dan Ter-Update

Langkat, 5 Agustus 2025 – Suasana duka menyelimuti Dusun III Desa Pantai Gemi, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, setelah warga menemukan seorang pria lanjut usia dalam keadaan tergantung di pohon cokelat di ladang jagung miliknya sendiri, Selasa malam (5/8).

Korban diketahui bernama Pairin, 72 tahun, seorang petani warga Linkungan IX Sanggar, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat.

Menurut laporan Polsek Stabat, jasad Pairin pertama kali ditemukan oleh anak kandungnya, SUR, 47 tahun, bersama cucunya, FH, 23 tahun. Mereka melakukan pencarian setelah diberitahu oleh anak tiri korban, JN, bahwa sang kakek belum pulang sejak sore.

β€œSaat ditemukan, korban tergantung pada cabang pohon cokelat, sekitar 10 cm dari tanah, dengan tali nilon putih melilit lehernya,” ungkap Kapolsek Stabat, AKP Sisbudianto.

Barang Bukti yang Diamankan:

  • Seutas tali nilon warna putih.
  • Sebuah helm warna hitam bertuliskan β€œHONDA”.
  • Satu buah sandal cokelat (sebelah kanan).

Setelah jenazah diturunkan dan dibawa ke rumah duka, Kepala Dusun III Desa Pantai Gemi langsung melaporkan kejadian ini kepada Pawas Polsek Stabat.

Tim dari Polsek Stabat bersama tenaga medis dari Puskesmas Stabat segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan awal (visum luar). Hasil pemeriksaan sementara menyebutkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Riwayat Sebelum Kejadian

Keluarga menyampaikan bahwa Pairin sedang mengalami tekanan ekonomi yang cukup berat. Ia sempat beberapa kali mengeluhkan kondisi keuangannya kepada anak kandungnya, SUR.

Tindakan Kepolisian

  • Cek dan olah TKP.
  • Visum luar oleh tim medis.
  • Pemeriksaan saksi-saksi.
  • Penyitaan barang bukti.
  • Pengambilan video testimoni keluarga.
  • Penyerahan jenazah kepada keluarga.

Pihak keluarga korban telah membuat surat pernyataan tidak keberatan dan menolak dilakukan autopsi, serta menyatakan bahwa kematian Pairin diduga kuat akibat gantung diri.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa tekanan hidup bisa sangat berat, terutama bagi lansia di wilayah pedesaan. Kepedulian masyarakat dan dukungan sosial terhadap warga rentan perlu terus ditingkatkan.


πŸ•ŠοΈ AswinNews turut berbelasungkawa atas meninggalnya almarhum Pairin. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

πŸ“ž Jika Anda atau orang terdekat Anda mengalami tekanan psikologis, jangan ragu untuk mencari bantuan. Layanan konseling dan pendampingan tersedia di banyak fasilitas kesehatan dan lembaga sosial. Anda tidak sendirian.


Redaksi Aswinnews.com

Kartolo

Recent Posts

Penyaluran Bantuan Sembako di Desa Simpang Pulo Rambung Berjalan Lancar

Bahorok – AswinNews.com β€” Pemerintah Desa Simpang Pulo Rambung, Kecamatan Bahorok, melaksanakan penyaluran bantuan sosial…

53 menit ago

Wujud Kepedulian, Kapolres Langkat Berikan Tali Asih kepada Istri Personel Polri yang Suaminya Telah Meninggal Dunia

Langkat – AswinNews.com β€” Sebagai wujud kepedulian dan perhatian kepada keluarga besar Polri, Kapolres Langkat…

2 jam ago

Kebakaran Melanda Ruko Laundry di Binjai Barat, Diduga Akibat Korsleting Listrik

​BINJAI – Aswinnews.com-Peristiwa kebakaran menimpa sebuah unit rumah toko (ruko) yang difungsikan sebagai tempat usaha…

8 jam ago

SMAN 1 Jatiwaras Tetapkan Calon Murid Baru Cadangan SPMB Tahap I, Seleksi Berjalan Objektif dan Transparan

Tasikmalaya – AswinNews.com β€” SMAN 1 Jatiwaras menggelar rapat Dewan Guru untuk menetapkan Calon Murid…

22 jam ago

Usai Sertijab, Kadisdik Jabar Minta Pejabat Baru Langsung Bekerja Layani Masyarakat

Bandung – AswinNews.com β€” Usai pelaksanaan serah terima jabatan (Sertijab) di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik)…

24 jam ago

DPD PJS Aceh Ucapkan Selamat Atas Penunjukan Brigjen Pol Ruddi Setiawan sebagai Kapolda Aceh

Banda Aceh – AswinNews.com β€” Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Aceh menyampaikan…

24 jam ago