Panggung Nasionalisme dari Suara Generasi Pelajar
đď¸ Penulis: Syahrizal
đŠ Oleh Kontributor: DR. Ali Aminulloh, M, P. d.I, ME.(Kepala PKBM Al- Zaytun
đ Indramayu
Sabtu, 26 Juli 2025 menjadi momentum penuh makna bagi keluarga besar PKBM Al Zaytun. Gedung Bazaar Al Zaytun disulap menjadi panggung semarak, menyambut Lomba Paduan Suara dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia.
Sebanyak delapan tim paduan suara tampil sebagai finalis dari seleksi ketat antarkelas. Dua grup mewakili Paket A, tiga grup dari Paket B, dan tiga grup terbaik dari Paket C turut ambil bagian.
Setiap tim menyanyikan lagu wajib âIndonesia Rayaâ dengan penuh semangat nasionalisme, disusul lagu pilihan seperti âMars PKBMâ, âHimne PKBMâ, serta lagu-lagu perjuangan: âMaju Tak Gentarâ, âDari Sabang Sampai Meraukeâ, dan âHari Merdekaâ.
Tak Sekadar Lomba, Tapi Panggung Pendidikan Karakter
Lomba ini menjadi sarana penguatan karakter kebangsaan dan ekspresi cinta tanah air. Tiga dewan juriâBapak Hartono, S.Pd., Bapak Setyo Waluyo, S.H., dan Bapak Amirul Fajar Wahdana, S.Pd.âmenilai harmoni vokal, dinamika, dan penghayatan penampilan setiap grup.
Hasil akhir menempatkan Grup C3 sebagai juara pertama dengan skor 6544, disusul Grup C1 (6356), Grup C2 (6236), dan Grup B1 (6165). Namun lebih dari angka, yang tertinggal adalah semangat, rasa percaya diri, dan solidaritas yang tumbuh dalam proses latihan dan tampil bersama.
âSangat senang! Tidak menyangka bisa menang,â ungkap para peserta dengan penuh antusias. Mereka mengaku latihan dilakukan dalam waktu singkat, namun berhasil menampilkan performa terbaik berkat bimbingan teknis dari para juri, termasuk pelatihan singkat mengenai teknik dirigen.
Harmoni Harapan dari Lembaga Pendidikan Alternatif
Lomba ini mencerminkan komitmen PKBM Al Zaytun sebagai lembaga pendidikan alternatif yang tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga pengembangan karakter dan semangat kebangsaan.
âMenang bukan tujuan utama. Yang terpenting adalah keberanian untuk tampil dan mengekspresikan kemampuan diri,â ujar DR. Ali Aminulloh, M.Pd.I., ME., Kepala PKBM Al Zaytun.
Ia menegaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari pendidikan karakter kebangsaan yang terintegrasi dalam proses pembelajaran di PKBM.
Penutup: Simfoni yang Menggema di Hati Bangsa
Melalui lantunan nada dan harmoni kebangsaan, para warga belajar telah mengukir jejak kemerdekaan dalam diri mereka. Ini adalah simfoni harapan bagi Indonesia masa depanâdi mana pendidikan, semangat kebangsaan, dan keberanian berekspresi menjadi fondasi membangun bangsa yang kuat dan berkarakter.
Semoga gema paduan suara ini tak berhenti di panggung lomba, tetapi terus hidup dalam semangat belajar dan berkarya setiap hari.
Redaksi Aswinnews.com
Purwakarta, Aswinnews.com â DPC PDI Perjuangan Kabupaten Purwakarta menggelar kegiatan diskusi politik di Sekretariat DPC…
Purwakarta â AswinNews.com â Jumat, 15 Mei 2026 â Janji pembangunan infrastruktur kembali menuai sorotan…
Majalengka â AswinNews.com â Jumat, 15 Mei 2026 â Aktivitas tambang galian C diduga ilegal…
Langkat AswinNews,com. - Sebagai bentuk kehadiran Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Bhabinkamtibmas Polsek…
Oleh :Prof. Dr. TM. Jamil, M.SiPengamat Politik dan Akademisi Universitas Syiah KualaKetua Dewan Penasehat Assosiasi…
By : Wiriadi Sutrisno aswinnews.com Source: Googel Image. 2026 The IAI War (Iran vs.…