๐๏ธ Penulis: LR
โ๏ธ Editor: Kenzo | Aswinnews.com โ Tajam, Akurat, Terpercaya, dan Ter-Update
Lombok, NTB โ Suasana GOR dan lapangan terbuka di kawasan FORNAS VIII NTB 2025 semakin semarak dengan hadirnya cabang olahraga panahan tradisional dari Inorga FESPATI (Federasi Seni Panahan Tradisional Indonesia). Pada Sabtu, 26 Juli 2025, ratusan atlet panahan (archer) dari 22 provinsi tampak bersaing dalam suasana yang penuh semangat dan kekeluargaan.
Diperkirakan hampir 800 peserta, terdiri dari atlet, ofisial, serta orang tua dan pendamping, hadir mendukung jalannya pertandingan hari pertama cabang FESPATI. Dukungan keluarga tampak sangat menonjol, tidak hanya sebagai penonton, tetapi juga sebagai penyemangat yang mempengaruhi mental bertanding para atlet.
Salah satu wasit (judge) FESPATI, Surono, yang berasal dari Kota Ngawi, Jawa Timur, menekankan pentingnya kehadiran orang tua dan ofisial sebagai pendukung moral bagi para pemanah muda. Ia juga menyoroti profesionalisme dalam penjurian.
โSaya berasal dari Jawa Timur, tapi tidak berarti saya memihak kontingen Jawa Timur. Sebagai judge, saya wajib bersikap netral. Ini soal sportivitas,โ ujar Surono kepada Aswinnews.com.
Surono menambahkan, keikutsertaannya sebagai wasit dalam FORNAS kali ini bukan atas rekomendasi pengurus daerah, melainkan melalui proses referensi oleh pengurus nasional FESPATI yang kemudian difinalisasi lewat Surat Keputusan (SK) yang didukung oleh KORMI Nasional dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
โSaya mendapat mandat langsung melalui jalur nasional. Konsumsi dan administrasi semua dikelola oleh panitia pusat. Ini bentuk penghargaan terhadap integritas dan profesionalisme juri,โ tambahnya.
Menariknya, FORNAS VIII kali ini melibatkan 33 juri dari luar provinsi, dan hanya 3 juri berasal dari NTB. Komposisi ini menunjukkan upaya penyelenggara untuk menjaga netralitas dan mutu pertandingan, sekaligus sebagai sarana mempererat jaringan antar-daerah dalam dunia panahan tradisional.
Surono berharap, festival seperti ini tidak berhenti di FORNAS saja, melainkan terus dikembangkan secara berjenjang dari tingkat cabang hingga provinsi.
โKegiatan seperti ini harus dimulai dari usia dini, di tingkat daerah. Dari sanalah lahir bibit-bibit archer tangguh. FORNAS hanyalah puncak dari pembinaan berjenjang,โ ujarnya.
Ketua Umum FESPATI, Imran Taufik, secara resmi membuka festival panahan tradisional dalam rangkaian FORNAS VIII NTB ini. Dalam sambutannya, ia memberi semangat kepada seluruh atlet dari berbagai kontingen, sekaligus mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi aturan yang telah ditetapkan.
โFESPATI menjunjung tinggi sportivitas. Kepatuhan pada aturan adalah bagian dari pembentukan karakter atlet. Kita ingin pertandingan berjalan lancar dan adil, sesuai kemampuan masing-masing atlet,โ kata Imran.
Ia juga menambahkan bahwa FESPATI bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi tentang pelestarian budaya, disiplin, serta integritas atlet panahan Indonesia.
Pertandingan hari pertama berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme. Berdasarkan pantauan lapangan, para atlet menunjukkan kemampuan terbaik mereka meskipun bertanding di tengah cuaca yang cukup terik.
Panitia menyampaikan bahwa pengumuman dan pemberian medali bagi para juara akan dilangsungkan pada esok hari. Dengan tingginya partisipasi peserta, panitia optimistis pertandingan hari kedua akan berlangsung lebih meriah.
๐ Ikuti terus rangkaian liputan FORNAS VIII NTB 2025 dan perkembangan cabang olahraga tradisional lainnya hanya di Aswinnews.com โ Media Anda yang hadir mengabarkan Indonesia dari berbagai sudut.
Stabat, Aswinnews.com โ Upaya memperkuat ketahanan keluarga terus didorong melalui berbagai program strategis. Salah satunya…
Tuban, Aswinnews.com โ Penanganan kasus dugaan pencabulan terhadap anak di Kabupaten Tuban menuai sorotan dari…
Tuban โ AswinNews.com โ Selasa, 05/05/2026. Penanganan kasus dugaan pencabulan terhadap anak di Kabupaten Tuban…
Indramayu โ AswinNews.com โ Sabtu-Minggu, 02โ03/05/2026. Siswa-siswi UPTD SMP Negeri 1 Balongan kembali menorehkan prestasi…
Peringatan Hari Pers Sedunia setiap 3 Mei semestinya menjadi momentum refleksi mendalam terhadap arah kebebasan…
Aceh โ AswinNews.com โ Selasa, 05/05/2026. Safrizal ZA menyampaikan progres signifikan terkait penanganan dampak bencana…