Setelah 28 tahun,tak tersentuh pembangunan, akhirnya jalan Penghubung Dua kecamatan akan di Cor Hotmix.

Penulis : Fajar Alam.

Aswinnews.com,-Asahan, Setelah puluhan tahun terabaikan, Pemerintah Kabupaten Asahan akhirnya merespons keluhan masyarakat dengan rencana pengaspalan jalan yang menghubungkan Desa Silau Maraja (Kecamatan Setia Janji) dan Desa Taman Sari (Kecamatan Pulo Bandring). Jalan ini akan di-hotmix tahun depan, sebagaimana dikonfirmasi langsung oleh Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin.

Respons Pemerintah Setelah Sorotan Media Sosial
Kabar baik itu diungkapkan Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar saat ditemui Oleh Rizal SP,salah satu Tokoh Pemuda dan Aktivis Perubahan, di Kantor Bupati Asahan, Kamis (24/07/2025) sore.

“Iya, sudah. (Dikerjakan) tahun depan lah,” ucap Taufik singkat namun penuh harapan.

Sebelumnya, kondisi jalan tersebut ramai diperbincangkan di media sosial. Salah satu akun bernama Rizal SP mengunggah potret kerusakan jalan ke berbagai platform seperti Instagram, Facebook, hingga TikTok. Foto-foto itu memperlihatkan kondisi jalan yang berlubang parah, becek saat hujan, dan sangat sulit dilalui.

Salah satu titik jalan rusak parah penghubung antar Desa Silau raja dan Desa Taman Sari, Kamis (24/7/2025)

Salah satu titik jalan rusak parah penghubung antar Desa Silau raja dan Desa Taman Sari, Kamis (24/7/2025) .
Viralnya unggahan tersebut seakan menjadi alarm bagi pemerintah, hingga muncul respons konkret dari pihak Pemkab Asahan.

Konfirmasi dari Para Kepala Desa
Kepala Desa Silau Maraja, Haidir Butar-Butar, membenarkan jalan itu akan segera diperbaiki.

“Statusnya jalan kabupaten. Rencananya di-P (masuk dalam APBD). Saya yang mengajukan kemarin. Kuminta langsung diaspal (hotmix). Mohon dibantu lae,” kata Haidir yang juga menjabat sebagai Ketua Apdesi Kabupaten Asahan kepada awak media, saat dihubungi via telepon, Kamis (24/7/2025).

Hal senada disampaikan Kepala Desa Taman Sari, Arifian Simatupang. Ia menyatakan rasa syukur karena jalan tersebut akhirnya mendapat perhatian.

“Iya lae… Alhamdulillah, udah mau dikerjakan. Tahun depan mungkin. Selama ini kami sering gotong royong di situ. Rencananya besok mau gotong royong lagi, karena sudah banyak yang berlubang,” ucapnya antusias.

Selain Jalan Vital Bagi Aktivitas Pertanian dan Pangan
Kerusakan jalan tersebut dikatakan Arifian selama ini sangat mengganggu aktivitas pertanian masyarakat. Karna jalan itu juga salah satu jalan penghubung dua kecamatan, yaitu kecamatan Pulo Bandring dengan kecamatan Setia janji, Jalan tersebut membentang di antara areal persawahan dan kebun warga, dan menjadi akses utama bagi para petani mengangkut hasil pertanian mereka.

“Warga dua desa itu menilai jalan tersebut sangat vital bagi ketahanan pangan lokal. Mereka juga menilai, pemerintah terlalu lama mengabaikannya,” terangnya

“Sudah 28 tahun saya tinggal di Desa Taman Sari, tapi jalan ini belum pernah benar-benar diperhatikan oleh pemerintah,” ujar Efrizal, salah satu tokoh Pemuda dan Aktivis Perubahan di Desa Taman sari yang turut aktif menyuarakan perbaikan jalan.

Harapan Warga: Jangan Hanya Janji
Meski sudah ada pernyataan resmi dari Bupati dan kepala desa, warga tetap berharap janji pengaspalan tahun depan bukan sekadar wacana.

“Masyarakat berharap perbaikan ini bisa menjadi pembuka perhatian pemerintah terhadap infrastruktur desa-desa lainnya yang juga membutuhkan sentuhan pembangunan,” ungkap Efrizal.

Bagi warga Silau Maraja dan Taman Sari, tahun depan menjadi penantian panjang yang semoga tak kembali tertunda. Apalagi jalan ini menyangkut nasib para petani dan keberlangsungan pangan daerah.

“Kini, mereka hanya menunggu tindakan nyata dari pemerintah, bukan sekadar pernyataan,” tukas Efrizal.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *