Respons Cepat Bupati Pringsewu, Gadis Banyumas Korban Penyanderaan di Jakarta Berhasil Dipulangkan

🖋️ Penulis: Bang Hayat
✍️ Editor: Kenzo
📍 Pringsewu – AswinNews.com
Tajam, Akurat, Berimbang, Terpercaya, dan Ter-Update

PRINGSEWU – Aksi cepat dan tanggap ditunjukkan oleh Bupati Pringsewu, H. Riyanto Pamungkas, dalam menyelamatkan seorang warganya, Neni Rita Sari (19), yang menjadi korban penyanderaan oleh majikannya saat bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) di Jakarta. Setelah menjalani tekanan fisik, psikis, hingga eksploitasi keuangan, Neni akhirnya berhasil dipulangkan ke kampung halamannya di Pekon Banyumas, Kecamatan Banyumas, Pringsewu, Lampung.

Dari Putus Sekolah ke Jeratan Perbudakan Modern

Neni memutuskan merantau ke Jakarta setelah terpaksa berhenti sekolah karena pandemi COVID-19. Awalnya, ia bekerja sebagai ART dan rutin mengirim uang kepada keluarganya di kampung. Namun, sejak tahun 2023, nasibnya mulai memburuk.

Ia mengaku kerap diperlakukan kasar, dipotong gajinya, dan bahkan didenda Rp2 juta hanya karena ketahuan menggunakan ponsel. Saat dibawa ke luar negeri—Malaysia dan Taiwan—oleh majikannya, seluruh biaya perjalanan malah ditagihkan kepadanya sebagai hutang, hingga mencapai Rp17 juta.

Lebih parahnya, selama di luar negeri, komunikasi dengan keluarganya terputus total, membuat pihak keluarga khawatir dan kehilangan jejak.

Langkah Taktis Bupati: Bentuk Tim Khusus dan Koordinasi Lintas Lembaga

Berbekal pesan singkat yang berhasil dikirimkan Neni secara diam-diam kepada keluarganya, pihak keluarga segera melapor ke aparatur Pekon Banyumas. Laporan itu langsung diteruskan kepada Bupati Pringsewu.

Menanggapi laporan tersebut, Bupati Riyanto Pamungkas bergerak cepat. Ia membentuk tim khusus yang terdiri dari unsur Pemkab Pringsewu, aparatur pekon, dan menjalin koordinasi intensif dengan Kementerian Ketenagakerjaan, TNI, dan Polri.

“Saya langsung hubungi rekan di Kemenaker, lalu tugaskan tim Pemkab bersama Kepala Pekon Banyumas untuk melakukan penjemputan. Alhamdulillah, berkat sinergi dengan TNI dan Polri, Neni berhasil kami bawa pulang dengan selamat,” ungkap Bupati Riyanto kepada wartawan AswinNews.

Apresiasi Warga dan Harapan Pemerintah

Kepala Pekon Banyumas, Wasino, menyampaikan apresiasinya atas kepedulian Bupati.

“Kami kagum dengan kecepatan dan keberanian langkah Pak Bupati. Ini bukti nyata bahwa pemerintah hadir untuk rakyat kecil,” ujarnya haru.

Kini, Neni tengah menjalani pemulihan secara fisik dan mental di rumah keluarganya, dengan pendampingan dari pihak pekon dan Dinas Sosial setempat.

Imbauan untuk Warga: Jangan Diam, Laporkan!

Pemerintah Kabupaten Pringsewu menegaskan komitmennya dalam melindungi warganya, baik di dalam maupun luar daerah. Bupati Riyanto mengimbau masyarakat untuk tidak takut melapor jika mengetahui kasus serupa.

“Kami siap membantu. Jangan biarkan kekerasan atau perbudakan modern terjadi tanpa perlawanan,” tegasnya.


Versi headline alternatif (jika dibutuhkan untuk publikasi):

  1. Disandera Majikan di Jakarta dan Dibawa ke Luar Negeri, Gadis Pringsewu Diselamatkan Bupati
  2. Respons Kilat! Bupati Pringsewu Pulangkan Gadis ART yang Jadi Korban Kekerasan Majikan
  3. Dari Jakarta hingga Taiwan: Kisah Tragis Neni, Korban Perbudakan yang Akhirnya Pulang

Redaksi Aswinnews.com

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *