Indramayu. -aswinnews.com – Pendidikan non-formal di Indramayu terus berupaya meningkatkan kualitas dan relevansinya. Hal ini tercermin dalam Rapat Dinas Rutin Bulanan dan Aksi Nyata Perubahan yang diselenggarakan oleh Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Indramayu pada hari ini, bertempat di PKBM Turangga, Losarang, Indramayu. Acara yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 12.30 WIB ini dihadiri oleh 40 Kepala PKBM dari Daerah Pemilihan (Dapil) 4, 5, dan 6, termasuk perwakilan dari PKBM Al-Zaytun, serta sejumlah pejabat penting dari Dinas Pendidikan dan pemerintah daerah setempat.19 Juli 2025

Sinergi Lintas Sektor untuk Pendidikan yang Lebih Baik
Acara dibuka dengan penuh semangat, dilanjutkan dengan serangkaian sambutan yang menegaskan komitmen bersama dalam memajukan pendidikan non-formal di Indramayu. Para hadirin, termasuk Kabid PAUD dan Pendidikan Non-Formal (PNF) Indramayu, Ibu Emilia; Kasie PAUD dan PNF, Ibu Atun Tunirah; Staf Dinas, Bapak Heri Heryanto; serta Sekretaris Camat Losarang, Bapak Kasie H. Warno, yang mewakili Camat, dan Kuwu Jangga, Bapak Nedi Prasetyo, memberikan pandangan dan dukungan mereka terhadap agenda PKBM. Turut hadir pula Penilik PKBM dan Ketua Forum PKBM Kabupaten Indramayu, menunjukkan kolaborasi erat antara berbagai pihak.
Aksi Perubahan: Menjawab Tantangan PKBM di Indramayu
Ibu Emilia, dalam sambutannya, menjelaskan bahwa agenda ini merupakan bagian integral dari rapat dinas rutin, sekaligus menjadi implementasi dari Aksi Perubahan yang merupakan bagian dari diklat kepemimpinan yang sedang diikutinya di Bandung. Aksi perubahan ini berfokus pada empat isu krusial yang dihadapi PKBM di Indramayu, yaitu: data PKBM yang kurang valid, kurangnya minat belajar ke PKBM, rendahnya kualifikasi tutor PKBM, dan sedikitnya penilik PKBM di Indramayu.
Sebagai puncak dari upaya ini, Ibu Emilia mengumumkan bahwa pada Rabu, 6 Agustus 2025, akan diadakan pameran produk hasil karya warga belajar PKBM. Acara bergengsi ini rencananya akan dibuka langsung oleh Bapak Lucky Hakim, Bupati Indramayu, yang menunjukkan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap inovasi dan kreativitas di lingkungan PKBM.
Ibu Emilia juga menyampaikan kabar gembira mengenai perhatian pemerintah terhadap pelaksanaan pendidikan, termasuk PKBM. Bantuan untuk revitalisasi sarana dan prasarana sekolah kini tersedia, dengan syarat PKBM memiliki sertifikat tanah atas nama yayasan, minimal 20 warga belajar, dan rekomendasi dari dinas. Selain itu, pencairan Bantuan Operasional Sekolah Pusat (BOSP) bagi PKBM yang telah membuat Surat Pertanggungjawaban (SPJ) untuk tiga bulan pertama dan kedua juga sedang dalam proses. Ibu Emilia menutup sambutannya dengan harapan agar seluruh peserta dapat mengikuti materi mengenai ARKAS yang akan disampaikan oleh Ibu Atun dan Bapak Heri.

Dukungan Penuh dari Pemerintah Kecamatan dan Desa
Sektor pemerintah daerah juga menunjukkan dukungan kuat. Sekretaris Camat Losarang, Bapak Kasie H. Warno, yang mewakili Camat, menyampaikan terima kasih dan permohonan maaf atas ketidakhadiran Camat. Beliau menyoroti dampak positif pembukaan perusahaan dan pabrik di kawasan industri Losarang. Adanya banyak lowongan kerja di wilayah tersebut, dengan syarat minimal ijazah SMA atau Paket C, telah secara signifikan meningkatkan minat masyarakat untuk mendaftar ke PKBM. Beliau menegaskan bahwa Pemerintah Kecamatan Losarang sepenuhnya mendukung program-program yang diadakan oleh dinas, terutama yang berlokasi di Losarang.
Dukungan serupa juga disampaikan oleh Kuwu Jangga, Bapak Nedi Prasetyo. Beliau mengungkapkan bahwa sebelumnya warga desa sulit diajak mengikuti program kejar paket karena merasa tidak ada kepentingan. Namun, dengan hadirnya banyak lowongan pekerjaan yang mensyaratkan ijazah, minat masyarakat untuk mengikuti kejar paket kini sangat tinggi. Bapak Nedi juga menginformasikan bahwa ribuan hektar lahan akan menjadi area pabrik, bukan hanya satu atau dua, termasuk pabrik untuk pengemasan makanan. Pemerintah Desa, tegasnya, sangat mendukung kegiatan kejar paket yang dilaksanakan oleh PKBM.
Materi Teknis dan Persiapan Penting
Sesi inti rapat diisi dengan penyampaian materi teknis yang krusial bagi operasional PKBM. Ibu Atun Tunirah, Kasie PAUD dan PNF, menjelaskan mengenai perubahan pokok-pokok petunjuk teknis (juknis) ARKAS, yang sangat penting untuk pengelolaan anggaran PKBM. Sementara itu, Bapak Heri Heryanto, Staf Dinas, menyampaikan informasi terkait persiapan pelaksanaan Asesmen Nasional (melalui Bio Portal) serta status aplikasi Dapodik tahun 2025.
Ketua Forum PKBM Kabupaten Indramayu juga mengingatkan mengenai verifikasi oleh dinas yang akan dilaksanakan pada bulan Desember dan persiapan panitia pameran pada tanggal 6 Agustus 2025.
Rapat Dinas Rutin Bulanan dan Aksi Nyata Perubahan ini menegaskan komitmen kuat dari berbagai pihak untuk terus meningkatkan kualitas dan akses pendidikan non-formal di Indramayu. Dengan kolaborasi yang solid antara dinas pendidikan, pemerintah daerah, dan PKBM, diharapkan tantangan-tantangan yang ada dapat diatasi, dan PKBM dapat menjadi pilar utama dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas dan siap bersaing di dunia kerja.
Abdul Karim, S.Sn.
M. Pd. (PKBM Al Zaytun).
Reporter : Sujaya
![]()
