🖋️ Laporan: Mychael Hontong – Tim Liputan AswinNews
🗞️ Editor: Kenzo | Redaksi AswinNews.com – Tajam, Akurat, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-Update
MAKASSAR – AswinNews.com | Senin, 14 Juli 2025
Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Drs. Rusdi Hartono, M.Si. memimpin langsung Apel Gelar Pasukan dan Sarpras dalam rangka Operasi Kepolisian Kewilayahan bertajuk “Patuh Pallawa 2025” di Lapangan Upacara Mapolda Sulsel.
Apel ini dihadiri oleh jajaran pejabat utama (PJU) Polda Sulsel, perwakilan dari Polisi Militer AD, personel Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta perwakilan dari Jasa Raharja dan satuan lintas instansi lainnya.
Misi Cipta Kondisi Pasca Hari Bhayangkara ke-79
Dalam sambutannya, Kapolda Sulsel menjelaskan bahwa Operasi Patuh Pallawa merupakan bagian dari upaya menciptakan kondisi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) usai peringatan Hari Bhayangkara ke-79. Operasi ini bertujuan menekan potensi gangguan lalu lintas, pelanggaran, dan kecelakaan di jalan raya.

“Operasi ini akan berlangsung selama 14 hari, mulai 14 hingga 27 Juli 2025 dan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia,” ungkap Irjen Rusdi Hartono.
Strategi Humanis dan Berbasis Teknologi
Operasi Patuh Pallawa 2025 akan mengedepankan pendekatan preemtif, preventif, serta penegakan hukum lalu lintas secara elektronik (ETLE) yang didukung oleh teguran simpatik dan humanis kepada pengendara.
Kapolda menegaskan bahwa pendekatan yang lebih persuasif ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, serta mencegah potensi konflik antara aparat dan pengguna jalan.
Tujuh Sasaran Prioritas Operasi Patuh Pallawa 2025

Operasi ini secara khusus menyasar tujuh jenis pelanggaran yang kerap memicu kecelakaan lalu lintas, yakni:
- Menggunakan ponsel saat berkendara
- Pengendara di bawah umur
- Berboncengan lebih dari satu orang
- Tidak memakai helm SNI dan safety belt
- Berkendara dalam pengaruh alkohol
- Melawan arus lalu lintas
- Melebihi batas kecepatan yang ditentukan
Menekan Fatalitas Kecelakaan di Black Spot
Kapolda berharap operasi ini mampu menekan angka kecelakaan, khususnya di lokasi-lokasi rawan (black spot) dan titik-titik gangguan lalu lintas (trouble spot), serta mengurangi tingkat fatalitas korban laka lantas.
“Operasi Patuh Pallawa bukan sekadar penegakan hukum, tetapi upaya kolektif menyelamatkan nyawa di jalan raya,” tegas Kapolda.
Dengan pelibatan berbagai pihak dan pendekatan yang lebih edukatif, Operasi Patuh Pallawa 2025 diharapkan mampu menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.
🗞️ Pantau terus perkembangan Operasi Patuh Pallawa 2025 hanya di AswinNews.com – Tajam, Akurat, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-Update.
![]()
