Suasana Pelabuhan Gilimanuk Sepi Usai Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya

🖊️ Laporan Jurnalis: FH/Alvin
✍️ Editor: Kenzo | Redaksi AswinNews.com – Tajam, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-Update
📍 Bali, 4 Juli 2025 – 22:15 WIB

Pasca insiden KMP Tunu Pratama Jaya yang hanyut dan tenggelam di Selat Bali, suasana di Pelabuhan Gilimanuk, Bali, terpantau lebih lengang dari biasanya. Meski masih terlihat aktivitas penyeberangan, arus kendaraan dan penumpang mengalami penurunan signifikan, terutama pada malam hari.


Trauma dan Cuaca Buruk, Penyeberangan Jadi Sepi

Menurut pantauan AswinNews di lokasi, beberapa sopir truk dan kendaraan pribadi memilih menunda keberangkatan menyusul kabar tenggelamnya kapal yang terjadi pada pukul 23.35 WIB malam sebelumnya.

“Kami masih trauma. Setelah dengar KMP Tunu tenggelam malam-malam, jadi lebih baik menunggu pagi,” ujar salah satu sopir truk asal Banyuwangi.

Salah satu petugas pelabuhan juga membenarkan adanya penurunan arus kendaraan yang hendak menyeberang dari sore hingga malam hari.

“Biasanya ramai malam hari, apalagi hari Jumat. Tapi sejak siang tadi memang agak sepi. Banyak yang memilih hindari cuaca ekstrem,” tuturnya.


Kondisi Sebelum Insiden: Padat dan Macet

Sebelum tragedi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya, pelabuhan sempat mengalami kemacetan panjang akibat buka-tutup akses masuk, seiring padatnya kendaraan yang ingin menyeberang.

Namun situasi berubah drastis setelah kejadian tersebut. Banyak pengemudi yang lebih berhati-hati dan menyesuaikan waktu keberangkatan agar tidak melintasi laut di saat angin dan gelombang tinggi.


Petugas: Penundaan Keberangkatan Jika Cuaca Ekstrem

Pihak otoritas pelabuhan melalui petugas radar dan awak kapal juga menyatakan bahwa mereka akan meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca ekstrem.

“Jika cuaca tidak memungkinkan, kami akan lakukan penundaan keberangkatan demi keselamatan. Sekarang semua lebih waspada,” jelas salah satu petugas navigasi pelabuhan.


Harapan Penumpang: Armada Harus Lebih Aman dan Layak

Beberapa penumpang menyampaikan harapannya agar pemilik armada kapal penyeberangan lebih serius dalam memastikan kelayakan kapal, terutama dari sisi keselamatan dan kesiapan menghadapi cuaca buruk.

“Kami berharap kapal-kapal dicek lebih ketat. Penumpang ingin merasa aman dan nyaman. Jangan sampai tragedi seperti ini terulang lagi,” kata seorang penumpang yang batal menyeberang malam ini.


Redaksi AswinNews.com

Kartolo

Recent Posts

DPC Grib Jaya Indramayu Gelar Rakercab 2026 DiHotel Trisula Berjalan Lancar Dan Sukses

INDRAMAYU, –aswinnews.com- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu Jaya (GRIB JAYA) Kabupaten Indramayu…

3 jam ago

Semarak Merah Putih Warnai Kota Rembang Jelang HUT RI ke-81

Rembang, Aswin News– Suasana semarak kemerdekaan sudah terasa di seluruh penjuru Kota Rembang. Sejak peringatan…

3 jam ago

Pekerjaan Berhenti Tepat di Lokasi Pipa, Kejaksaan Turun Investigasi Proyek Drainase Rp15 Miliar

Batam –aswinnews.com- Menindaklanjuti laporan Aliansi Masyarakat Sei Beduk Peduli (AMSBP), Tim Kejaksaan Negeri Batam turun…

4 jam ago

Ketua DPRK Pidie Imbau ASN Tidak Sering Berkumpul Di Warung Kopi Saat Jam Kerja

Sigli —aswinnews.com- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie, Anwar Sastra Putra, S.H., yang akrab…

4 jam ago

SMP Negeri 3 Kuala Bertekad Tingkatkan Prestasi Siswa pada Tahun Ajaran 2026/2027

Langkat | Aswin News Memasuki Tahun Ajaran 2026/2027, SMP Negeri 3 Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat,…

4 jam ago

KABID INVESTIGASI DPD ASWIN KALBAR KECAM KERAS KONTEN MEDIA SOSIAL YANG DIDUGA MENGGIRING OPINI PUBLIK

PONTIANAK –aswinnews.com- Kepala Bidang Investigasi DPD Asosiasi Wartawan Internasional / ASWIN Kalimantan Barat, Nardi M,…

5 jam ago