🖊️ Laporan informasi: Joggie / Lambretta
📍 Editor: Kenzo | Redaksi ASWINNEWS.COM – Tajam, Akurat, Berimbang, Terpercaya, dan Ter-Update
đź“… Bekasi, 3 Juli 2025
BEKASI – Pernyataan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang terekam dalam sebuah video dan menyebar luas di media sosial, memicu reaksi dari ratusan insan pers di Kabupaten dan Kota Bekasi. Dalam pernyataan tersebut, Gubernur yang akrab disapa Kang Dedi menyampaikan ajakan kepada masyarakat agar memanfaatkan media sosial secara langsung, alih-alih melalui media massa konvensional.
Sebagai respons, para insan pers dari berbagai organisasi dan lembaga media berkumpul dalam forum dialog yang digelar di Saung Jajaka, Tambun Utara, Kamis (3/7), untuk menyampaikan pernyataan sikap dan mengimbau Gubernur memberikan klarifikasi atas pernyataannya.
Ketua SMSI Kabupaten Bekasi Doni Ardon dalam sambutannya menyampaikan bahwa media massa memiliki peran penting dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas publik.
“Media adalah pilar keempat demokrasi. Meski media sosial berkembang, media profesional tetap punya mekanisme verifikasi, pertanggungjawaban, dan tunduk pada Kode Etik Jurnalistik,” ujar Doni.
Senada, Ketua PWI Bekasi Raya Ade Muksin mengajak insan pers tetap merespons pernyataan tersebut secara elegan dan profesional.
“Kita tidak sedang baper, melainkan menjaga marwah profesi jurnalis. Etika dan tanggung jawab sosial tetap jadi kompas utama kita,” ucap Ade.
Ketua AWIBB Jawa Barat Raja Tua menyatakan bahwa reaksi ini bukan bentuk konfrontasi, melainkan pengingat bahwa media adalah mitra bangsa, bukan lawan politik.
“Kami berharap Gubernur Jabar bisa memberikan penjelasan agar tidak terjadi kesalahpahaman berkepanjangan,” jelasnya.
Para peserta forum juga menegaskan perlunya sinergi yang sehat antara pemerintah dan media untuk menjaga fungsi komunikasi publik yang kredibel.
Dalam forum tersebut, disepakati beberapa poin penting:
A. Pers sebagai Pilar Demokrasi
B. Klarifikasi dan Perlindungan terhadap UU Pers
C. Media Sosial Bukan Pengganti Pers
D. Bangun Sinergi, Bukan Polarisasi
Dalam penutupan, forum menekankan bahwa kritik yang disampaikan bukan bentuk permusuhan, namun wujud tanggung jawab moral untuk menjaga profesi agar tetap dihormati dan dijalankan dengan penuh integritas.
Acara berlangsung tertib, dipandu oleh pengurus SMSI Kabupaten Bekasi Suryo Sudharmo dan Paulus Simalango, serta dihadiri oleh berbagai organisasi pers seperti SMSI, PWI, AWIBB, AWPI, PPRI, AWI, komunitas media digital, serta tokoh masyarakat termasuk HK Damin Sasa dan Ebong Hermawan.
Catatan Redaksi:
ASWINNEWS.COM berkomitmen menyajikan pemberitaan yang netral, berimbang, dan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik. Dalam situasi yang memunculkan perbedaan pandangan, kami membuka ruang klarifikasi bagi semua pihak secara adil dan proporsional.
Salapian – AswinNews.com — Menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab bersama, tetapi juga investasi bagi…
BENGKULU – AswinNews.com — Keributan antar dua rombongan yang terjadi di salah satu tempat hiburan…
PIDIE – AswinNews.com — Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, S.I.K., M.I.K menyerahkan bantuan sosial secara…
INDRAMAYU – AswinNews.com — Suasana persidangan kasus Paoman di Pengadilan Negeri Indramayu yang semestinya berjalan…
SIGLI – AswinNews.com — MTsS Ahsan Qur’ani di bawah pimpinan Tgk. Balia Hasballah, anggota DPRK…
Pagar Dewa, Kota Bengkulu – AswinNews.com — Polemik sengketa lahan yang menyeret sebuah PAUD ke…