🖊️ Jurnalis: Aris
🗞️ Editor: Kenzo | AswinNews.com – Tajam, Akurat, Berimbang, dan Ter-Update
MAJALENGKA – Universitas Sindangkasih Majalengka sukses menggelar Gebyar Festival Lomba Seni Budaya dan Go Talent Se-Jawa Barat 2025 yang berlangsung meriah di Majalengka Creative Center (MCC), Senin (30/6/2025). Acara ini menjadi ruang ekspresi dan silaturahmi budaya yang melibatkan ratusan peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat.
Acara dibuka langsung oleh Wakil Bupati Majalengka, Dena Muhammad Ramdhan, serta dihadiri oleh Rektor Universitas Sindangkasih Prof. Dr. H. Cecep Sumarna, M.Ag, Kadisparbud Majalengka Dr. H. Ida Heriyani, S.KM., MH.Kes., Dandim Majalengka, perwakilan Disparbud Jawa Barat, dan Bank Indonesia Cabang Cirebon.
Ajang Unjuk Bakat dan Kolaborasi Budaya Jawa Barat

Festival ini menyedot antusiasme peserta dari berbagai daerah seperti Tasikmalaya, Sumedang, Kuningan, Indramayu, Karawang, Cirebon, dan Bandung. Mereka tampil dalam berbagai kategori seni budaya dan kreativitas modern yang menampilkan kekayaan tradisi serta bakat generasi muda Jawa Barat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Majalengka menegaskan bahwa seni dan budaya bukan sekadar pelengkap pembangunan, namun merupakan pondasi penting dalam membentuk karakter dan membangun ekonomi kreatif daerah.
“Kegiatan ini bukan hanya ruang ekspresi seni, tapi juga wahana silaturahmi budaya dan temu gagasan antargenerasi muda. Budaya adalah modal sosial yang mendorong kemajuan dan memperkuat jati diri masyarakat,” ujar Dena Ramdhan.
Ia juga menyemangati para peserta, khususnya anak-anak muda dari daerah, untuk tidak merasa kecil hanya karena berasal dari pelosok.

“Justru dari desa dan pinggiran lahir kekuatan orisinalitas. Jangan pernah ragu berkarya. Jadikan panggung ini sebagai bukti bahwa anak muda dari Majalengka dan Jawa Barat bisa bersaing dan membanggakan, bahkan sampai kancah internasional,” tambahnya.
Pemkab Majalengka Siap Fasilitasi Talenta Lokal
Dena juga menegaskan bahwa Pemkab Majalengka berkomitmen menyediakan ruang dan fasilitas bagi pengembangan talenta muda.
“Kami akan terus mendukung tumbuhnya ekosistem budaya yang dinamis dan terbuka. Ini tanggung jawab kita bersama untuk menjaga, mengembangkan, dan mewariskan budaya kepada generasi mendatang,” tutupnya.
Catatan Redaksi:
Gebyar Festival ini menunjukkan bahwa keberagaman budaya dan kekuatan kreativitas anak muda Jawa Barat adalah aset penting dalam pembangunan. Semangat kolaborasi antara pemerintah, institusi pendidikan, dan masyarakat harus terus dijaga untuk mewujudkan ekosistem budaya yang berkelanjutan dan membanggakan.
![]()
