🖊️ Jurnalis: Drs. Isa Alima – Ketua DPD Aswin
🗞️ Editor: Kenzo | AswinNews – Tajam, Akurat, Berimbang, dan Ter-Update
📍 Sigli, 30 Juni 2025 –
Kabupaten Pidie menorehkan sejarah baru dalam perjalanan pembangunan sanitasi dan kesehatan lingkungan. Resmi dinyatakan sebagai kabupaten Open Defecation Free (ODF), seluruh gampong di wilayah ini kini bebas dari praktik buang air besar sembarangan (BABS)—sebuah lompatan besar menuju kualitas hidup yang lebih sehat dan bermartabat.
Pencapaian ini bukan sekadar simbolik. Ia merupakan hasil dari konsistensi kerja lintas sektor, kepemimpinan yang kuat, dan komitmen masyarakat yang tidak mudah goyah.
Penghargaan status ODF diserahkan langsung oleh Gubernur Aceh melalui Asisten II Setda Aceh Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Dr. Ir. Zulkifli, M.Si, dalam acara resmi di Aula Serbaguna Kantor Gubernur Aceh, Kamis (26/6/2025). Hadir pula Direktur Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan RI, dr. Then Suryanti, yang memberikan apresiasi mendalam terhadap kerja kolaboratif Kabupaten Pidie.
“Kabupaten Pidie telah membuktikan bahwa sanitasi bukan hanya soal bangunan toilet, tetapi tentang pergeseran perilaku menuju peradaban. Ini adalah prestasi kolektif,” ujar dr. Then.
Dari Kesadaran Kolektif Menuju Warisan Generasi
Capaian ini disambut penuh syukur oleh seluruh elemen pemerintahan daerah. Dalam sambutannya, dr. Dwi Wijaya, Penjabat Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie, menegaskan bahwa transformasi menuju ODF bukanlah proyek instan, melainkan buah dari proses panjang pendampingan masyarakat.
“Ini tentang anak-anak kita yang tumbuh tanpa diare karena air bersih. Tentang sungai yang lebih jernih, dan kampung yang lebih sehat. Terima kasih kepada semua tenaga kesehatan lingkungan, kader, keuchik, bidan desa, dan warga yang tak lelah berjuang,” ungkapnya penuh haru.
“Jeut Han Juet Harus Jeut”: Semangat yang Mengakar
Mengusung moto lokal yang menggugah, “Jeut Han Juet Harus Jeut” (“Bisa atau tidak, harus bisa”), Pemerintah Kabupaten Pidie menandai transisi dari gerakan ODF ke pilar-pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) lainnya. Fokus ke depan akan mencakup:
- Cuci tangan pakai sabun
- Pengelolaan air minum dan makanan
- Pengelolaan sampah rumah tangga
- Pengelolaan limbah cair secara aman
Apresiasi Pemkab Pidie: Bukan Sekadar Piagam
Dalam pesannya, dr. Dwi Wijaya menegaskan bahwa penghargaan ini adalah milik semua.
“Bapak Bupati dan Sekda secara khusus menyampaikan rasa hormat dan terima kasih mendalam. Apa yang telah Bapak/Ibu lakukan adalah warisan terbaik bagi anak cucu kita. Jangan berhenti di sini. Mari kita jaga dan rawat capaian ini bersama.”
Sebagai bentuk penguatan komitmen, Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie akan terus memperkuat edukasi masyarakat, memperluas pemantauan, dan menyiapkan sistem pengendalian berbasis komunitas agar status ODF tak hanya diraih, tapi juga dijaga berkelanjutan.
Catatan Redaksi:
Dengan capaian ini, Kabupaten Pidie menjadi salah satu pelopor di Aceh dalam mewujudkan tujuan sanitasi nasional. Ke depan, tantangan terbesar bukanlah lagi meraih pengakuan, tapi menjaga semangat kolektif untuk membangun peradaban yang bersih dan visioner.
Redaksi AswinNews.com
![]()
