Lintas Komunitas Mojoagung: Merawat Keberagaman, Merajut Kerukunan Sosial dan Seni Musik

🖊️ Jurnalis : Sri.Wilujeng, | Kontributor: All Komunitas
📍 Editor : Kenzo, | AswinNews .com – Tajam, Akurat, Terpercaya, dan Berimbang
📅 Sabtu, 28 Juni 2025

MOJOAGUNG — Hari ini suasana pagi di iringi musik sejumlah komunitas senam berkumpul dalam semangat memperingati Hari lahirnya Pancasila, berbagai elemen masyarakat di Mojoagung bersatu dalam kegiatan bertajuk “Harmoni Lintas Komunitas”, yang digelar di halaman belakang Balai Desa Mojotrisno, Sabtu (28/6/2025). Acara ini menjadi simbol nyata bagaimana perbedaan dapat dijadikan kekuatan untuk memperkuat nilai-nilai persatuan, toleransi, dan gotong royong.


Ragam Kegiatan Penuh Makna: Dari Senam Pagi hingga Parade Musik Pelajar

Dengan tema besar “Indonesia Culture”, rangkaian kegiatan berlangsung sejak pukul 06.00 hingga 17.00 WIB. Kegiatan yang terbuka untuk umum ini diisi oleh berbagai aksi sosial dan edukatif, antara lain:

  • Senam aerobik bersama
  • Aksi bersih lingkungan
  • Edukasi keselamatan oleh BPBD & Damkar
  • Pemeriksaan mata gratis
  • Donor darah (voluntary)
  • Sosialisasi bijak bermedia sosial
  • Edukasi bahaya narkoba dan gengsterisme
  • Seremonial lintas komunitas
  • Parade musik pelajar

Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari warga serta dukungan banyak pihak, termasuk Forkopimcam dan sejumlah sponsor swasta.


Komunitas Bersatu, Dukungan Para Tokoh Mengalir

Berbagai komunitas lintas sektor turut ambil bagian, antara lain: GATANA, ARPA, MBS, MUSISI MJG, Pemuda Pancasila, COP, CLEO, Karang Taruna Mojotrisno, Kabare Mojoagung SAE, BANSER, GP Ansor, NST (New Seputar Trowulan), Brad Pitt (Brigadir Kopi Pahit), dan relawan sosial lainnya.

Acara ini juga dihadiri jajaran Forkopimcam Mojoagung, antara lain:

  • Muchtar (Camat Mojoagung)
  • ARM Didit Arianto (Danramil Mojoagung)
  • Kunneidi & A. Hamid (Perwakilan Polsek Mojoagung)
  • Nanang Sugiarto (Kepala Desa Mojotrisno)
  • Syarif Hidayatullah alias Gus Sentot (Wakil Ketua DPRD Jombang)

Dalam sambutannya, Gus Sentot menyatakan dukungan penuh kepada seluruh elemen komunitas yang telah menunjukkan teladan kebersamaan.

“Lintas komunitas ini adalah cermin kekompakan yang patut ditiru. Semoga kolaborasi seperti ini menjadi motivasi untuk daerah-daerah lain,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Mojotrisno, Nanang Sugiarto, menekankan pentingnya menjadikan harmoni antar warga sebagai jati diri Mojoagung.

“Kebersamaan ini adalah wujud kekuatan sosial kita. Inilah wajah Mojoagung — kota ke-2 dengan semangat gotong royong yang tinggi,” kata Nanang.


Dukungan dari Akar Rumput: Komitmen Kepala Dusun

Menambah kekuatan moral kegiatan ini, Kepala Dusun Moch Nuh Rosuli juga selaku Ketua Kegiatan Lintas komunitas turut menyampaikan dukungan agar gerakan lintas komunitas terus eksis dan berkembang, tidak hanya dalam kegiatan seremonial, tetapi juga dalam aksi nyata di tengah masyarakat.

“Kami berharap semangat ini tidak berhenti di sini. Lintas komunitas harus menjadi kekuatan sosial dalam merangkul kegiatan pemberdayaan masyarakat dan menjadi motor penggerak solidaritas sosial di Mojoagung,” tegasnya.

Sementara itu, Mas Mail, selaku perwakilan dari komunitas KMM (Komunitas Musisi Mojoagung), menyampaikan ucapan terima kasih atas keterlibatan semua pihak:

“Kami sangat mengapresiasi partisipasi dari seluruh elemen—komunitas, sponsor, pemerintah desa, dan masyarakat. Kegiatan hari ini menunjukkan betapa pentingnya merawat kerukunan antar komunitas. Inilah bukti bahwa kolaborasi dan solidaritas bisa berjalan harmonis di tengah keberagaman.”

Kampanye Sosial yang Menginspirasi

Selain hiburan dan edukasi dari Petugas Damkar tentang penanganan Hewan liar dan Elpiji bocor.

Dalam sesi ini, Eko.W dan Faisal, dua petugas Damkar yang tampil sebagai instruktur, memberikan pengetahuan praktis tentang:

✅ Penanganan hewan liar, khususnya ular yang kerap masuk ke permukiman warga, termasuk cara mengenali ular berbisa dan teknik evakuasi aman.

✅ Antisipasi kebocoran gas elpiji, mulai dari cara mencium tanda awal kebocoran, langkah cepat menutup aliran gas, hingga teknik membuka ventilasi ruangan dan pencegahan api.

✅ Langkah sederhana menghadapi potensi kebakaran, seperti penggunaan alat pemadam api ringan (APAR) dan benda sekitar sebagai alat bantu darurat.“Kunci utama saat menghadapi situasi darurat adalah tetap tenang, tidak panik, dan berani mengambil tindakan. Panik justru memicu bahaya lebih besar,” ujar Faisal, diamini oleh rekannya Eko.W, saat mempraktikkan penanganan kebocoran gas elpiji secara langsung di hadapan peserta.

Simulasi ini disambut antusias oleh warga dan komunitas, terutama karena disampaikan secara interaktif dan mudah dipahami, lengkap dengan alat peraga dan contoh kasus yang kerap terjadi di lingkungan rumah tangga.

festival ini juga membawa pesan-pesan penting dalam kehidupan bermasyarakat, seperti:

🔖 #HarmoniLintasKomunitas
🔖 #MojoagungBersatu
🔖 #IndonesiaCulture
🔖 #BudayaTanpaBatas
🔖 #TolakNarkoba
🔖 #BijakBermedsos

Kegiatan ini bukan hanya selebrasi, tetapi juga momentum untuk meneguhkan komitmen kolektif dalam merawat kebhinekaan dan membangun masa depan bersama yang inklusif dan harmonis.


Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *