🖊️ Penulis: Ine | 📍 Kontributor: Puspen TNI
🗞️ Editor: Kenzo | ASWINNEWS.COM – Tajam, Akurat, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-Update
JAKARTA — Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyatakan kesiapan penuh mendukung Pemerintah Republik Indonesia dalam mengevakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) dari wilayah terdampak konflik bersenjata antara Iran dan Israel. Langkah ini merupakan bentuk nyata dari kehadiran negara dalam situasi darurat luar negeri, sekaligus perwujudan tugas konstitusional TNI dalam operasi bantuan kemanusiaan internasional.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto telah menginstruksikan jajarannya untuk berkoordinasi intensif dengan kementerian dan lembaga terkait guna memastikan proses evakuasi berjalan aman, cepat, dan terorganisir. Seluruh satuan pendukung TNI telah disiagakan untuk merespons perkembangan situasi di lapangan.
TNI: Lindungi WNI Dimanapun Berada
Dalam keterangannya di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (19/6/2025), Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Kristomei Sianturi menegaskan bahwa misi perlindungan terhadap WNI di luar negeri merupakan salah satu mandat undang-undang yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Melindungi WNI di luar negeri adalah wujud nyata kehadiran negara dalam situasi darurat. Ini juga merupakan amanat Pasal 7 ayat (2) UU No. 3 Tahun 2025 tentang TNI, yang secara jelas menyatakan tugas TNI dalam melindungi dan menyelamatkan warga negara serta kepentingan nasional di luar negeri,” ujarnya.
Rencana Evakuasi Dua Jalur: Baku dan Amman
Data dari Kementerian Luar Negeri mencatat bahwa terdapat 578 WNI yang berada di wilayah Iran dan Israel—terdiri atas 386 orang di Iran dan 192 orang di Israel. Dari jumlah tersebut, 115 WNI di Iran dan 11 WNI di Israel telah menyatakan kesediaan untuk dievakuasi. Mayoritas dari mereka adalah mahasiswa dan pelajar yang kini berada di zona berisiko tinggi.
Proses evakuasi akan melibatkan 34 personel Crisis Response Team (CRT) gabungan dari TNI dan kementerian terkait. Rombongan pertama dijadwalkan berangkat pada Jumat, 20 Juni 2025, dengan tujuan Baku (Azerbaijan), menempuh perjalanan sekitar 30 jam. Para WNI akan transit selama dua malam di Baku sebelum diterbangkan pulang ke Indonesia menggunakan pesawat komersial pada Minggu, 22 Juni 2025.
Sementara itu, evakuasi dari Israel direncanakan melalui jalur udara via Amman, Yordania, sebelum para WNI dipulangkan ke tanah air.
Sinergi Lintas Lembaga dan Diplomasi Aktif
TNI menegaskan bahwa setiap operasi evakuasi ini dilaksanakan melalui pendekatan diplomasi aktif dan sinergi penuh dengan Kementerian Luar Negeri, KBRI terkait, serta otoritas negara-negara transit. Dalam situasi konflik, perlindungan terhadap WNI adalah prioritas negara dan menjadi bagian dari tanggung jawab sistem pertahanan nasional yang modern dan adaptif.
“Kami pastikan bahwa setiap tindakan evakuasi dilakukan dengan mempertimbangkan keamanan personel dan keselamatan warga negara. TNI akan selalu siap menjalankan tugas kemanusiaan, tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga di ranah internasional,” tutup Kapuspen TNI.
🛡️ Evakuasi ini bukan hanya soal penyelamatan, tetapi bentuk konkret negara hadir di saat rakyatnya paling membutuhkan perlindungan.
Redaksi AswinNews
![]()
