Reporter: M. Zulfaz | Editor: Kenzo
AswinNews.com | Tajam, Akurat, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-Update
Jakarta, 4 Juni 2025 – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk secara resmi melantik dua pejabat pimpinan tinggi madya dan satu pejabat fungsional ahli utama di lingkungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Pelantikan berlangsung di Aula Gedung F Lantai 3, Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, pada Rabu (4/6/2025).
Tiga pejabat yang dilantik yaitu:
- Anwar Harun Damanik sebagai Staf Ahli Bidang Aparatur dan Pelayanan Publik,
- Edi Mardianto sebagai Staf Ahli Bidang Hukum dan Kesatuan Bangsa,
- Al Muktabar sebagai Widyaiswara Ahli Utama.
Dorong ASN Menjadi Penggerak Perubahan
Dalam sambutannya, Wamendagri Ribka menekankan pentingnya peran ASN sebagai agen perubahan (agent of change) dalam upaya mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045.
“Kualitas aparatur harus menjadi perhatian utama. ASN bukan hanya pelaksana, tapi penggerak perubahan menuju Asta Cita,” tegas Ribka.
Pelantikan ini, lanjutnya, merupakan bagian dari komitmen reformasi birokrasi nasional, untuk mempercepat pengisian jabatan strategis yang mendukung arah kebijakan Presiden dan Wakil Presiden.
Perkuat Kebijakan Berbasis Data dan Kajian Ilmiah
Ribka meminta para pejabat yang baru dilantik untuk aktif mendorong transformasi birokrasi yang adaptif, profesional, dan responsif terhadap tantangan zaman. Ia menekankan bahwa seluruh masukan kebijakan harus berbasis pada data empiris dan kajian mendalam.
“Setiap rekomendasi kebijakan kepada pimpinan Kemendagri harus melalui telaah ilmiah agar implementasinya tepat sasaran dan terukur,” jelasnya.
Kolaborasi dan Inovasi Jadi Kunci ASN Masa Depan
Ribka juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas lembaga, termasuk antara Kemendagri, Kementerian PAN-RB, dan LAN, untuk memperkuat kapasitas dan profesionalisme ASN. Di era birokrasi digital, pendekatan berbasis riset dan inovasi menjadi kebutuhan mutlak.
“Kita perlu riset-riset strategis, terutama di IPDN, karena alumninya akan jadi tulang punggung birokrasi ke depan,” ujarnya.
Peran Strategis Widyaiswara dalam Transformasi ASN
Secara khusus, Ribka menyoroti peran widyaiswara sebagai aktor utama dalam mencetak SDM aparatur yang unggul melalui pembelajaran yang berkualitas.
“Menjadi widyaiswara adalah amanah besar. Seluruh materi pembelajaran harus berbasis data dan relevan dengan kebutuhan birokrasi masa kini,” tegasnya.
Ia berharap, ketiga pejabat yang dilantik dapat memberikan kontribusi konkret dalam mendukung reformasi birokrasi dan pelayanan publik yang lebih efektif.
“Keberadaan Saudara-Saudara di Kemendagri diharapkan memberi dampak langsung terhadap kinerja kementerian dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Dihadiri Pejabat Tinggi dan Pimpinan Strategis
Pelantikan turut dihadiri oleh para pejabat tinggi madya dan pratama di lingkungan Kemendagri. Hadir pula Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri, Sugeng Hariyono, dan Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN), Yusharto Huntoyungo.
Di akhir sambutan, Ribka mengajak seluruh jajaran Kemendagri untuk bersinergi dan bekerja keras demi mewujudkan birokrasi yang melayani dan berorientasi hasil menuju Indonesia Emas 2045.
“Mari kita bekerja bersama untuk kemajuan bangsa dan negara,” pungkasnya.
Redaksi AswinNews.com,| Narsum : Puspen Kemendagri
![]()
