Indramayu, Aswinnews.com – Rencana pembangunan Jalan Tol Kertajati–Indramayu (Kerta-Ayu) sepanjang 46 kilometer kini memasuki tahap serius. Pemerintah Pusat melalui Bappenas dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), bersama Pemerintah Kabupaten Indramayu, resmi memulai pembahasan studi awal sebagai langkah konkret pengembangan proyek strategis tersebut.
Pertemuan daring yang digelar Senin (19/05/2025) itu melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Tenaga Ahli Manajemen dan Pembiayaan Infrastruktur Hera Zetha Rahman, BPIW Kementerian PU Ira Chaerunisa, hingga Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Stefanus Kristanto. Dari pihak daerah hadir Bappeda-Litbang dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Indramayu.

Tol Strategis untuk Industri dan Haji Jawa Barat
Jalan tol Kerta-Ayu diyakini menjadi tulang punggung konektivitas ekonomi baru di Pantura Jawa Barat. Tol ini diharapkan dapat memperkuat akses ke sejumlah kawasan strategis seperti Kawasan Industri Losarang, pengembangan Petrochemical Balongan, pabrik sepatu Krangkeng, hingga Asrama Haji Jawa Barat di Lohbener.
“Pembangunan jalan tol ini bukan sekadar infrastruktur, tapi bagian dari transformasi wilayah. Kami bersinergi dengan pemerintah pusat agar semua tahapan – studi kelayakan, pembebasan lahan, hingga skema pembiayaan – dapat dirancang matang dan akurat,” ungkap Omat, Kabid Tata Ruang DPUPR Indramayu, mewakili Kepala Dinas Asep Abdul Mukti.

Masuk Dokumen Nasional Jaringan Jalan 2025–2029
Menurut Omat, rencana pembangunan Tol Kertajati–Indramayu telah resmi tercantum dalam Dokumen Rencana Umum Jaringan Jalan Nasional (RUJJN) 2025–2029, yang diatur melalui SK Menteri PUPR Nomor 367/KPTS/M/2023. Hal ini menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk mempercepat konektivitas wilayah di kawasan Rebana Metropolitan dan sekitarnya.
“Dengan masuknya proyek ini dalam dokumen nasional, kami optimistis tol ini akan terealisasi lebih cepat karena sudah memiliki legitimasi perencanaan dari Kementerian PU,” lanjut Omat.
Langkah Menuju Konektivitas dan Efisiensi
Tol Kerta-Ayu diproyeksikan menjadi penghubung vital antara Bandara Kertajati, kawasan industri, dan pusat logistik di Indramayu. Selain itu, tol ini akan memangkas waktu tempuh distribusi barang dan jasa, mempercepat mobilitas masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.
“Kabupaten Indramayu siap menjadi simpul strategis ekonomi baru di Jawa Barat. Pembangunan tol ini adalah bagian dari cita-cita besar itu,” tutup Omat.
Penulis: Thoha
Editor: Kenzo
Aswinnews.com – Tajam, Akurat, Terpercaya, Berimbang, dan Ter-Update
![]()
