Oplus_131072
“Di balik penghormatan kepada pahlawan, hak-hak veteran justru ditahan demi uang oleh Oknum”
Belu, NTT — Aswinnews.com Kasus pemerasan yang menimpa Leandro Duarte dan puluhan veteran pejuang 1975-1976 di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) masih berlanjut, menjadi potret buram penghormatan terhadap pahlawan bangsa. Di balik seremoni dan slogan “penghargaan bagi pejuang”, ada dugaan praktik kotor yang menyeret nama Ketua LVRI Cabang Belu, Stefanus Atok Bau.
Veteran Diminta Uang untuk Haknya Sendiri
Leandro Duarte dan Mateus Nahak, dua veteran resmi dengan Nomor Pokok Veteran (NPV) 21.168.121 dan V13.006.277, mengungkapkan bahwa Surat Keputusan (SK) asli Veteran Republik Indonesia mereka ditahan oleh Stefanus Atok Bau. Ironisnya, untuk mendapatkan kembali SK tersebut, mereka diminta “menebus” dengan membayar uang sebesar Rp 6,5 juta per orang.
Sementara itu Mateus Nahak dan Veteran lainnya dikasih SK Fotocopy oleh Stefanus
“SK asli kami ditahan oleh Stefanus. Kalau mau ambil harus setor Rp 6,5 juta. Ini hak kami sebagai veteran pejuang 1975-1976, kenapa harus ditebus seperti barang rampasan?” ujar Leandro Duarte.
Tidak hanya SK yang ditahan, uang dahor sebesar Rp 7 juta per orang untuk 21 veteran juga diduga digelapkan. Total kerugian mencapai Rp 110,25 juta.
Dugaan Manipulasi Data & Oknum Berkedok Pejuang
Lebih jauh, para veteran menyebut Stefanus Atok Bau diduga memanipulasi data anggota LVRI dengan memasukkan ribuan nama yang tidak memenuhi syarat. Tercatat, ada 6.000 hingga 15.000 orang yang disinyalir menerima gelar veteran tanpa pernah ikut berjuang di tahun 1975-1976.
Ironisnya, Stefanus Atok Bau sendiri disebut baru berusia 7 tahun saat peristiwa 1975-1976, namun kini menjabat sebagai Ketua LVRI Cabang Belu dan mengelola data veteran secara sepihak.
Organisasi Diubah Jadi Ladang Kepentingan
Temuan lain menguatkan dugaan bahwa kantor LVRI Cabang Belu justru beroperasi di rumah pribadi Stefanus, bukan di Kodim 1605 Belu sebagaimana seharusnya. Kondisi ini memperlihatkan lemahnya pengawasan dari aparat terkait.
“Kasus ini harus menjadi alarm bagi aparat dan pemerintah. Jangan sampai organisasi veteran yang seharusnya memuliakan pejuang malah menjadi alat mencari keuntungan pribadi,” tegas Tim Investigasi Aswinnews.
Veteran Menuntut Keadilan
Sebanyak 1.300 veteran pejuang 1975-1976 yang terabaikan kini mendesak Danrem 161/WS dan Presiden RI Prabowo Subianto untuk turun tangan. Mereka menuntut penegakan hukum dan pembenahan di tubuh LVRI Belu.
Leandro Duarte dan Mateus Nahak telah membuat surat pernyataan resmi untuk disampaikan kepada Danrem 161/WS, memohon agar kasus ini ditindaklanjuti hingga tuntas.
“Kami bukan meminta lebih, kami hanya ingin hak kami dikembalikan. Jangan jadikan jasa kami sebagai komoditas untuk kepentingan segelintir orang,” ungkap Mateus Nahak.
Polemik Nama Theodorus Berek: Veteran Gadungan?
Sebagai bukti manipulasi, tim investigasi mengungkap nama Theodorus Berek, warga Dusun Aimalae, Desa Bakustulama, yang dimasukkan sebagai veteran meski tidak pernah terlibat perjuangan di 1975-1976. Hal ini bertentangan dengan syarat administrasi resmi dari Danrem 161/WS.
Redaksi Aswinnews: Tegas, Berimbang, dan Mengawal Keadilan
Sebagai media yang menjunjung tajam, akurat, dan berimbang, Aswinnews.com akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Praktik-praktik kotor yang mencederai martabat veteran harus dihentikan.
Penulis: Tim Investigasi Raphael | Editor: Kenzo Redaksi: Aswinnews.com | Tajam – Akurat – Terpercaya – Terupdate
Sigli-AswiNews.com-Di tengah dinamika pelayanan kesehatan yang terus berkembang, Direktur RSUD Tgk. Chik Ditiro Sigli, drg.…
Purwakarta, Aswinnews.com – April 2026(KMP) mengungkap temuan serius yang mengarah pada dugaan tindak pidana lingkungan…
Bengkulu – AswinNews.com —Mencuatnya kabar pegawai Kelurahan Malabro tidak menerima gaji selama tiga bulan memicu…
Purwakarta Aswinnews.com– Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai perayaan hari ulang tahun (milad) ke-47 Bunda…
Kediri -aswinnews.com- Sisawa Kelas XI tehnik Pengelasan dan Fabrikasi Logam ( TPFL ) 1 dari…
BANDA ACEH – AswinNews.com — Ada bentuk kerja yang tak membutuhkan sorak sorai, namun dampaknya…