Memberi makan bergizi gratis kepada siswa yang telah menjadi program pemerintah cukup baik menerapkan gagasan yang dikatakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dengan cara memberikan dana untuk makan gratis itu langsung dikelola oleh orang tua atau keluarga para siswa itu secara masing-masing untuk mengelolanya dengan panduan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Program pemberian makan bergizi gratis (MBG) yang dikelola oleh masing-masing orang tua atau keluarga para siswa ini akan lebih efektif dan efisien, baik dalam teknis pelaksanaannya maupun untuk kesesuaian selera hingga porsi yang dibutuhkan oleh siswa yang bersangkutan.
Efisien dalam pelaksanaan program makan bergizi gratis yang sangat baik dari pemerintah Presiden Prabowo Subianto ini memberi garansi lebih baik bila mengikuti cara atau gagasan yang dilontarkan Dedi Mulyadi dengan cara memberikan dana itu langsung kepada masing-masing para orang tua atau keluarga siswa untuk melakukannya dengan membuat lalu menyediakan makanan bergizi itu dari rumah untuk dimakan bersama saat waktu waktu yang telah ditentukan tiba — jam istirahat — setelah mengikuti sebagian dari pelajaran — yang kemudian dapat diteruskan kembali hingga selesai waktu belajar.
Teknisnya, pemerintah cukup sekali saja membekali setiap siswa peralatan makan yang sederhana, murah dan gampang dibersihkan untuk digunakan lagi pada esok lusa ketika hendak belajar kembali di sekolah. Dan setiap siswa dengan kontrol pada setiap saat waktu makan siang gratis itu dikakukan oleh setiap guru yang bertugas pada hari itu. Sehingga kontrol dari pihak pemerintah pun dapat lebih efisien dan efektif. Meski sesekali waktu — atau secara berkala — bisa saja didatangi oleh petugas kontrol yang bisa ditunjuk oleh pemerintah untuk memberikan laporan dari pelaksanaan makan bergizi gratis itu yang mungkin perlu disempurnakan atau mendapat penghargaan yang mungkin patut untuk diberikan, baik kepada pihak sekolah maupun bagi siswa yang perlu menjadi contoh untuk mendapat perhatian yang bersifat mengedukasi semua pihak yang terlibat dalam proses pelaksanaan makan bergizi gratis itu agar bisa mencapai sasaran yang diidealkan.
Cara pelaksanaan program makan bergizi gratis dari pemerintah Prabowo Subianto ini akan lebih maksimal dan sukses karena lebih efektif dan lebih efisien tiada perlu membuat dapur umun dan melibatkan banyak pihak yang hanya akan membuat beban biaya termasuk untuk para pekerja, mulai dari tukang masak hingga model distribusinya yang masih terus dipergunjingkan sampai akhir Februari 2025 belum juga jelas serta belum juga permanen pelaksanaannya di lapangan. Apalagi kemudian tentang nilai dari makan bergizi gratis itu riuh menjadi pembicaraan akan direalisasikan dengan bajet dibawah Rp 15 ribu yang hendak dialokasikan oleh pemerintah dalam setiap porsi untuk setiap siswa.