Instruksi Megawati Dalam Alasan Kepala Daerah PDIP Tak Hadir Di Retret Magelang

Instruksi Megawati Dalam Alasan Kepala Daerah PDIP Tak Hadir Di Retret Magelang

Penulis,AbahRoy
Ketua DPC Aswin Kota Cirebon

Ketidakhadiran sejumlah kepala daerah dari PDI Perjuangan (PDIP) dalam retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang pada 21 Februari 2025 disebabkan oleh instruksi langsung dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Melalui surat bernomor 7294/IN/DPP/II/2025 yang dikeluarkan pada 20 Februari 2025, Megawati meminta para kader PDIP yang menjabat sebagai kepala daerah untuk menunda keberangkatan mereka ke retret tersebut.

Instruksi ini terkait dengan penahanan Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam surat tersebut, Megawati menekankan pentingnya menjaga komunikasi aktif di tengah situasi yang dihadapi partai.

Di sisi lain, Presiden Prabowo Subianto mengharapkan kehadiran semua kepala daerah dalam retret tersebut untuk menyelaraskan visi dan misi antara pemerintah pusat dan daerah. Namun, karena adanya instruksi dari pimpinan partai, beberapa kepala daerah dari PDIP memilih untuk mematuhi arahan tersebut dan tidak menghadiri retret di Magelang.

Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, melaporkan bahwa dari 481 kepala daerah yang diundang, 450 hadir dalam retret tersebut. Sebanyak 47 kepala daerah tidak memberikan kabar, sementara 6 lainnya mengajukan izin. Bima Arya menegaskan bahwa bagi kepala daerah yang tidak hadir tanpa alasan jelas, mereka diwajibkan mengikuti retret pada gelombang berikutnya.

Dengan demikian, ketidakhadiran kepala daerah dari PDIP dalam retret di Magelang terutama disebabkan oleh instruksi internal partai yang meminta mereka untuk menunda kehadiran, sehubungan dengan situasi hukum yang melibatkan salah satu petinggi partai.

Cirebon.22 Pebruari 2025

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *