Gus Sentot Dan Gus Bang Dukung Kebijakan Kapolri,Jalur Rekrutmen Santri
Gus Sentot Dan Gus Bang Dukung Kebijakan Kapolri,Jalur Rekrutmen Santri
JOMBANG-ASWINNEWS.COM- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) resmi membuka penerimaan anggota melalui jalur santri pondok pesantren dan hafidz Al-Qur’an untuk tahun anggaran 2025. Program ini mendapat dukungan penuh dari para ulama dan pengasuh pondok pesantren di Jombang.
Rekrutmen Proaktif Bintara Polri dari kalangan hafidz Al-Qur’an merupakan kebijakan yang sejalan dengan arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Ia menegaskan bahwa jalur rekrutmen santri tetap menjadi bagian penting dalam proses seleksi Polri. Latar belakang pendidikan pesantren dinilai memberikan nilai tambah dalam pembentukan karakter, moral, dan etika calon anggota kepolisian.
Kesempatan ini terbuka bagi pria dan wanita dengan latar belakang pendidikan mulai dari SMA/SMK, MA, D3, hingga D4/S1, sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan. Kebijakan ini bertujuan untuk menjaring calon anggota Polri yang berintegritas tinggi serta memiliki dedikasi dalam menjalankan tugas sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, melalui Kabag SDM Kompol Achmad Chairudin,melalui keterangan Pers,Sabtu 22 Februari 2025.
Kapolres Jombang menegaskan, bahwa seleksi tetap berlandaskan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis).
Wartawan aswinnews.com Jombang,Sabtu (22/02) berusaha menemui beberapa Pimpinan Ponpes,untuk meminta tanggapannya atas kebijakan Kapolri tersebut.
Pengasuh Asrama Arisalah Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang, KH. Rohmatul Akbar Ri’fai, S.T., menyambut baik kebijakan ini dan mengapresiasi langkah Polri dalam memberikan peluang bagi para hafidz Al-Qur’an untuk berkarier di institusi kepolisian.
“Ini adalah langkah strategis dalam menciptakan aparat kepolisian yang tidak hanya profesional dalam tugasnya, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an,” ujarnya.
Senada dengan itu, Pengasuh Asrama Sulamiman Bilqis, Gus Sentot atau H. Moh. Syarif Hidayatullah, S.T., M.MT., juga menyatakan dukungannya terhadap program ini.
Menurutnya, kehadiran polisi yang berasal dari kalangan hafidz Al-Qur’an akan menjadi cahaya di tengah masyarakat.
“Dengan bekal hafalan dan pemahaman Al-Qur’an, mereka akan membawa kebaikan, menegakkan keadilan, dan menjadi teladan dalam menjalankan tugas sebagai aparat penegak hukum,” ungkapnya.
Ia pun menyampaikan rasa terima kasih kepada Polri atas kesempatan yang diberikan kepada para penghafal Al-Qur’an.
“Semoga Allah SWT memberikan kemudahan dan keberkahan dalam setiap langkah kita menuju Polri yang lebih berintegritas dan ber akhlakul karimah,” pungkasnya.
Dengan adanya rekrutmen jalur santri dan hafidz Al-Qur’an ini, diharapkan tercipta aparat kepolisian yang tidak hanya profesional dan kompeten, tetapi juga memiliki landasan moral yang kuat dalam melayani masyarakat.