Komisi III DPRD Maluku Utara Tinjau Proyek Ruas Jalan Payahe – Dahepodo

Komisi III DPRD Provinsi Maluku Utara Tinjau Proyek Ruas Jalan Payahe-Dahepodo

Malut- aswinnews.com- Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku Utara, Merlisa Marsaoly, bersama rombongan Wakil Ketua Mahmud Esa, Muksin Amrin, Hi. Ibrahim, Hj. Mutmaina dan. Mislan Syarif meninjau proyek ruas jalan Payahe-Dahepodo yang pernah dikerjakan oleh PT Intim Kara dengan skema Multi Yers (MY) dan pekerjaan DAK kurang lebih 6 M yang di kerjakan oleh CV. Pilar Nusantara Prima.

“Dalam pekerjaan MY ruas jalan Saketa-Dahepodo terpantau tidak lagi berjalan dan penyebabnya kami kita belum mengetahui problemnya sehingga proyek ruas jalan Payahe-Dahepodo dengan skema MY atau tahun jamak terhenti di tahun 2024, Komisi III nanti akan menanyakan kepada para pihak apa penyebabnya dan solusi kedepannya seperti apa”

“Untuk DAK tahun 2024 sementara sedang berjalan dan diharapkan sebelum tahuan berakhir harus segara diselesaikan”,ujar Merlisa”. (Rabu 12 desember 2024)

Ruas Jalan Payahe Dahepodo saat ini rusak berat akibat dari alat-alat berat yang melintasi jalan sepanjang Payahe Dahepodo, karena alat pengangkut material guna pekerjaan Jalan di sekitar desa Tagalaya, akibatnya jalan yang menjadi aktifitas masyarakat terganggu karena kerusakan jalan yang cukup parah.

Dirinya meminta Agar pihak rekanya segara memperbaiki ruas jalan yang dirusak, dan pihak rekanan bersedia untuk memperbaikinya setelah pekerjaan proyek selesai, hal ini juga pernah disepakati antara pihak rekanan dan masyarakat setempat.

“Selain itu badan jalan menuju Dahepodo terjadi longsor akibat banjir yang mengakibatkan badan jalan terputus, maka tentu Pemerintah provinsi segara mengambil solusi untuk menanganinya,”tambah Muksin.

Karena ini akses yang sangat fital bagi masyarakat di dua wilayah sebagi akses penghubungan Kota Tidore Kepulauan dan Kabupaten Halmahera Selatan.

“Dua ruas jalan Payehae-Dahepodo dan Saketa-Dahepodo diharapkan menjadi perioritas pemerintah untuk segara di selesaikan memang di tahuan 2025 ada” DAK sekitar 20 M lebih untuk ruas jalan Saketa Dahepodo, namun apakah mungkin bisa di tuntaskan, kita liat nanti pekerjaannya seperti apa,” tutupnya.

Abdul

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *