Tangis UKM MTQ Nasional Kaltim 2024 Untuk Menteri Agama RI Di Jakarta
Samarinda-aswinnews.com-
Di balik kesuksesan event MTQ Nasional ke 30 yang berlangsung mulai 6 – 16 September 2024 di Samarinda Kalimantan Timur, ada ribuan UKM yang menangis, karena tidak difasilitasi untuk berjualan di area pameran,padahal produk mereka sudah dipersiapkan jauh-jauh hari dikarenakan event ini sudah dilaksanakan untuk yang ke 30 kali.
Pada event – event sebelumnya,UKM selalu disediakan tempat untuk berjualan.
Tapi,baru kali ini, di Samarinda Kaltim,UKM mandiri dari berbagai kota tidak boleh berjualan, dikarenakan atas ” Perintah Sekda.”
Padahal para UKM yang datang,berasal dari berbagai provinsi hanya untuk ikut merayakan kemeriahan MTQ,yang sudah dilaksanakan selama bertahun-tahun dan produk mereka pun hanya bisa dijual di pameran MTQ.
Pihak Pelaksana/EO ( Reza, Lia, Udin dan team ) melarang UKM berjualan, dengan alasan,
” Atas Perintah Ibu Sekda, Dra. Sri Wahyuni.”
Setelah dikonfirmasi, salah satu pejabat Pemprov Kaltim, Buyung,mengatakan,
” Ibu Sekda tidak pernah memerintahkan UKM untuk tidak boleh berjualan.”
Sabtu,14 September 2024 , terjadi keributan di karenakan pihak EO mengusir paksa UKM, dan mematikan lampu di lapangan, tempat UKM berjualan.Sedangkan tempat tersebut sudah disepakati bersama,oleh pihak EO dan UKM lainnya.
Pelaksanaan MTQ memang dibilang sukses,tapi tidak mampu meningkatkan perekonomian masyarakat bawah, khususnya UMKM.***
Gangguan Jaringan Komunikasi, Informasi Dan Publikasi Kita Juga Harus Serius Dihadapi Dengan Berbagai CaraOleh :…
Kodam I/BB Adakan Makan Sehat Bergizi Untuk Siswa SD Kartika I-1 Dan Kartika 1-2 Medan…
BSKDN Kemendagri Sambut Baik Kolaborasi Perlindungan Masyarakat Miskin Dan Pekerja RentanJAKARTA-ASWINNEWS.COM- Badan Strategi Kebijakan Dalam…
Rizal Tanjung Hendak Meluruskan Soal Yang Sudah Lurus, Justru Bisa Menjadi BengkokOleh : Jacob EresteWartawan…
Kemiskinan dan Kebodohan Membuat Penjajah Terselubung Semakin Menjadi-jadiOleh : Jacob EresteWartawan LepasSungguh tragis di negeri…
Pangdam Kasuari : Jangan Hanya Menjadi Pengamat, Tetapi Jadilah Motor Penggerak Perubahan Dalam Tubuh TNI…