Lesbumi Ngantang Pelestari Budaya Tradisional Sejak 1962
Lesbumi Ngantang Pelestari Budaya Tradisional Sejak 1962
Malang,aswinnews.com
Menurut keterangan anggota Lesbumi,Lembaga Seni dan Budaya Muslim Indonesia,sebuah lembaga yang bernaung di Nahdatul Ulama ( NU ) Ngantang,Malang Jawa Timur,didirikan pada 21 Syawal 1381 Hijriyah,atau 28 Maret 1962.Sebagai Ketua Lesbumi saat itu adalah Djamaludin Malik.
Hal itu disampaikan oleh Lia,Dedi Badrun dan Danu,Senin 19 Agustus 2024,di arena pameran seni lukis,dan wesi aji,di Ngantak Kabupaten Malang Jawa Timur,yang berlangsung sejak 17-25 Agustus 2024.
Lesbumi sebenarnya sudah ada sejak lama,namun vakum,ujar Dedi Badrun,dan baru kali ini berkolaborasi dengan Dimensi.
Lanjutnya,selama ini kegiatan Lesbumi masih sekitaran istigosah,nyekar di papunden yang berada di 13 desa,secara rutin dan bergilir.
” Lesbumi juga ikut melestarikan budaya kesenian kuda lumping,bantengan serta edukasi kepada generasi muda.” ujar Danu, ikut menambahkan keterangan.
Danu meneruskan,bahwa pusaka ini tidak menakutkan,dan jangan selalu dikaitkan dengan mistik.Tetapi sebetulnya,pusaka – pusaka ini pada waktu pembuatannya,ada campuran meteorit,sehingga mengandung suatu energi,serta dapat dibuktikan secara ilmiah.
” Lesbumi berharap,agar generasi sekarang tidak melupakan sejarah,dan budaya bangsa kita,yang kini mulai terkoyak dan diacak – acak oleh budaya asing yang akan dan ingin berusaha mengganti dengan budaya mereka,” tegas Agung,Ketua Lesbumi Ngantang.***